logo rilis
Polemik BPJS, Pemerintah Dianggap Lempar Beban ke Rakyat
Kontributor
Nailin In Saroh
05 November 2019, 19:00 WIB
Polemik BPJS, Pemerintah Dianggap Lempar Beban ke Rakyat
Ilustrasi BPJS Kesehatan

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Netty Prasetiyani mengkritik langkah pemerintah yang menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Bahkan kenaikan yang berlaku pada Januari 2020 itu naik hingga 100 persen. 

Netty mengatakan, penyediaan layanan kesehatan adalah tugas konstitusional pemerintah. Sehingga menurutnya, Pemerintah semestinya meminjam atau mencari cara kreatif dan inovatif untuk menghilangkan defisit BPJS Kesehatan. 

“Jangan berurusan dengan melempar beban pada rakyat. BPJS Kesehatan defisit, iuran naik. PLN rugi, tarif naik. Pertamina jebol anggaran, gas dan bahan bakar," kata Netty di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019). 

Dirinya menyetujui BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Jaminan sosial yang harus diselamatkan. Namun Netty nenilai, lembaga itu juga perlu dibenahi. Pengelola juga harus memiliki pola pikir sebagai pelayan, bukan Eksekutif perusahaan.

"Ini yang harus dibenahi agar tidak terjadi penipuan yang selama ini ditengarai juga menjadi penyebab BPJS Kesehatan tidak sehat secara keuangan," tegasnya.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID