logo rilis
PNS Dilarang Gunakan Elpiji Subsidi
Kontributor
Sukardjito
27 Mei 2018, 18:30 WIB
PNS Dilarang Gunakan Elpiji Subsidi
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafiz Faza.

RILIS.ID, Tulungagung— Pj Bupati Tulungagung Jarianto berjanji untuk segera mengeluarkan surat edaran berisi larangan bagi seluruh jajaran PNS di lingkup Pemda setempat menggunakan gas elpiji "melon" yang disubsidi pemerintah.

"Iya, itu menjadi pertimbangan kami untuk dilakukan pencegahan (konsumsi elpiji subsidi oleh ASN) segera," kata Jarianto dikonfirmasi di Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (27/5/2018).

Ia berharap, imbauan dalam SE yang dia teken nanti mampu menekan potensi kesalahan sasaran dalam mekanisme distribusi elpiji ukuran tiga kilogram itu yang seharusnya hanya diperuntukkan warga miskin tersebut.

Namun Jarianto menyadari imbauan tidak bersifat mengikat. Selain membuat surat edaran larangan membeli elpiji bersubsidi, kata Jarianto, Pemkab Tulungagung juga akan memberikan surat edaran serupa ke jaringan agen dan distributor elpiji di seluruh wilayah Tulungagung.

"Kami akan minta supaya agen dan distributor selektif dalam melayani permintaan elpiji. Mereka yang mampu, PNS dan sebagainya ya jangan diberi gas elpiji subsidi," ujarnya.

Terkait kelangkaan elpiji subsidi yang memicu kenaikan harga produk Pertamina ini, Jarianto mengatakan pihaknya terus memantau.

Kata dia, Pemkab Tulungagung bersamaan jajaran terkait dijadwalkan melakukan beberapa langkah penanggulangan, salah satunya dengan menggelar operasi pasar demi menekan lonjakan harga elpiji bersubsidi yang jauh melampaui harga eceran tertinggi (HET), yakni dari seharusnya Rp16 ribu per tabung kini tembus Rp25 ribu.


500
komentar (0)