logo rilis
PKS Syaratkan Caleg Harus Paham Pancasila
Kontributor
Kurniati
04 Juni 2018, 10:50 WIB
PKS Syaratkan Caleg Harus Paham Pancasila
Anggota DPR RI, Nasir Djamil . FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Banda Aceh— Anggota DPR RI, HM Nasir Djamil mengatakan, semua calon anggota legislatif, terutama yang akan diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) harus benar-benar memahami makna Pancasila.

"Semua calon legislatif, khususnya diusung PKS pada pemilu nanti, harus paham Pancasila serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari," kata HM Nasir Djamil, di Banda Aceh, Senin (4/6/2018).

Anggota DPR RI daerah pemilihan Provinsi Aceh itu menyebutkan, Pancasila merupakan benteng dan jati diri Bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan globalisasi dan perubahan zaman.

Oleh karena itu, lanjut Nasir, jangan sampai ada calon legislatif dari PKS, maupun kader dan simpatisan PKS tidak memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

"Jangan sampai ada calon maupun anggota dewan terpilih, khususnya dari PKS, tidak memahami apa itu Pancasila. Selain itu juga tidak paham apa itu Bhinneka Tunggal Ika, apa itu NKRI dan UUD 1945," tegas dia.

HM Nasir Djamil menyebutkan, Pancasila dan pilar kebangsaan berbangsa dan bernegara lainnya seperti Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945, harus dipahami dengan sungguh-sungguh.

"Selain memahaminya, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya juga harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun pada kerja-kerja sebagai anggota legislatif jika terpilih nanti," kata HM Nasir Djamil.

Anggota Komisi III DPR RI ini, mengajak semua pihak terlibat aktif dalam pembangunan serta menghindari penyebaran kabar bohong atau hoaks serta isu-isu yang berkaitan dengan suku, agama, ras dan antar golongan, khususnya di media sosial.

"Semuanya harus bijak dengan media sosial. Jangan sampai menyebarkan fitnah, berita bohong dan mengadu domba, sehingga timbul perpecahan di masyarakat. Dan ini tentu bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila," pungkas HM Nasir Djamil.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)