logo rilis

PKS: Pengakuan Yerusalem Sama Saja Menyakiti Umat Islam di Seluruh Dunia
Kontributor

07 Desember 2017, 15:59 WIB
PKS: Pengakuan Yerusalem Sama Saja Menyakiti Umat Islam di Seluruh Dunia
Politisi PKS Sukmata. FOTO: Twitter @PKSejahtera

RILIS.ID, Jakarta— Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sukamta menilai, kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal pemindahan kedutaan besar ke Yerusalem harus ditentang. Karena kebijakan itu merupakan pengakuan AS bahwa Yerusalem merupakan Ibu Kota Israel.

Anggota Komisi I DPR ini menambahkan, langkah pemerintah Amerika Serikat dikhawatirkan akan membahayakan proses perdamaian dan bisa menimbulkan konflik di Timur Tengah.

Baca Juga

"Ini arogansi yang sangat berbahaya. Presiden Trump tidak hanya menyakiti umat Islam yang menganggap Kota Yerusalem sebagai tempat suci tetap juga umat Kristen. Ini dapat memicu gejolak di seluruh dunia," kata Sukamta kepada rilis.id, di Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Sukamta mendorong agar pemerintah terus aktif membangun opini publik agar Presiden Trump membatalkan keputusannya. Beberapa negara, termasuk pemimpin negara Eropa mengecam keputusan Trump.

Tak hanya itu, pihaknya mendorong Presiden Joko Widodo juga melakukan tekanan terhadap Presiden Donald Trump. Bahkan, dia mendorong agar forum internasional bisa dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menekan kebijakan Trump.

"Kami mengapresiasi yang telah dilakukan Ibu Menlu (Retno Marsudi) dengan memanggil duta besar AS beberapa hari lalu. Ini perlu ditindaklanjuti dengan  sikap yang lebih kuat. Kami harap Pak Jokowi ikut angkat bicara soal ini untuk memberi tekanan yang lebih besar kepada Presiden Trump," pungkas Sukamta.


#Yerusalem
#PKS
#Konflik Palestina Israel
Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)