logo rilis

PKS Nilai Jokowi Tak Bijak bila Pakai Pesawat Presiden saat Kampanye
Kontributor
Sukma Alam
06 April 2018, 14:13 WIB
PKS Nilai Jokowi Tak Bijak bila Pakai Pesawat Presiden saat Kampanye
Pesawat Kepresidenan. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Penggunaan pesawat kepresidenan Joko Widodo (Jokowi) saat digunakan kampanye Pemilu 2019 masih menjadi polemik. Sebab, belum ada peraturan yang jelas menegani penggunaan pesawat kepresidenan itu.

Menanggapi hal itu, menurut Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, pesawat kepresidenan merupakan fasilitas negara, bukan pengamanan.

"Kami berpendapat pesawat kepresidenan bukan bagian dari pengamanan. Pak Jokowi pernah ke Singapura naik pesawat komersial," ujar Mardani, Jumat (6/4/2018).

Menurut Mardani sebaiknya Presiden Joko Widodo mempertimbangkan untuk tidak menggunakan pesawat kepresidenan dalam kampanye. Karena, menggunakan fasilitas negara untuk kampanye akan membuat publik tidak bersimpati.

Menurtnya, Presiden Jokowi harus bijak dalam menggunakan fasilitas negara. Pasalnya, bila tetap menggunakan fasilitas negara saat kampanye akan membuat masyarakat tidak bersimpati kepada mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Hemat kami, Presiden perlu bijak menimbang karena bisa jadi publik akan tidak simpati," katanya.

Sebelumnya, Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Arif Wibowo mengatakan, penggunaan pesawat kepresidenan untuk calon presiden petahana Joko Widodo dalam kampanye Pemilu 2019 merupakan hal yang wajar sepanjang sesuai aturan.

"Penggunaan pesawat kepresidenan ini menyangkut pengamanan jadi wajar saja dan itu sepanjang batasan-batasan tertentu yang rincinya memang harus diatur mana yang menjadi fasilitas negara," kata Arif di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (5/4) kemarin.

Dalam kondisi Presiden cuti kampanye, kata dia, yang bersangkutan masih kepala negara dan kepala pemerintahan. Sehingga penggunaan pesawat kepresidenan menyangkut pengamanan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.

Hal itu, menurut dia, berbeda kasusnya apabila pesawat kepresidenan digunakan oleh kader partai politik untuk kampanye, itu dilarang.

"Kalau pesawat itu digunakan kader PDI Perjuangan untuk kampanye, itu tidak boleh. Namun kalau digunakan Presiden Jokowi tidak masalah," ujarnya.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)