logo rilis

PKS Lakukan Deklarasi Pasangan Pilpres 2019, Catat Waktunya
Kontributor
Nailin In Saroh
21 April 2018, 07:47 WIB
PKS Lakukan Deklarasi Pasangan Pilpres 2019, Catat Waktunya
Mardani Ali Sera. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Mardani Ali Sera, menyatakan, partainya akan mendeklarasikan pasangan capres dan cawapres sebelum bulan Ramadhan tiba bersama Gerindra. Ia mengatakan, saat ini posisi PKS sedang finalisasi koalisi dengan Prabowo Subianto. 

"Kami Insya Allah saat deklarasi itu akan mengumumkan capres dan cawapresnya. Kita akan deklarasikan pasangan capres dan cawapres ini sebelum Ramadhan. Insya Allah," ujarnya di Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Mardani mengakui, PKS hingga hari ini memang belum menyatakan dukungan resminya terhadap pencapresan Prabowo. Namun, ia meyakini Prabowo akan memilih satu dari sembilan nama kader yang diajukan PKS untuk mendampinginya sebagai cawapres. 

Mardani mengungkapkan, pertimbangan untuk memajukan satu dari sembilan kader PKS itu tidak hanya didasarkan pada pendapat Prabowo. Pertimbangan ini juga dibicarakan bersama elite PKS karena mantan Danjen Kopassus itu tidak memiliki tiket yang cukup untuk maju menjadi capres 2019.

"Jadi, lampu hijaunya bukan punya Pak Prabowo, tapi punya kita bersama (PKS dan Gerindra). Pandangan Pak Prabowo juga enggak cukup tiket kan. Jadi, ini sharing tiket. Musyawarah jatuhnya," jelasnya.

Mardani juga tidak khawatir dengan elektabilitas sembilan nama kader PKS yang masih tergolong rendah. Sebab menurutnya, yang terpenting, tiket untuk maju ke pilpres itu sudah didapat, lalu mesin partai akan bekerja untuk meningkatkan elektabilitas. 

"Yang penting tiketnya sudah ada, nanti akan dengan sendirinya berkembang dan meningkat pesat," ungkap dia.

PKS, tambah Mardani, juga telah mengirimkan surat kepada PAN dan Partai Demokrat terkait keikutsertaan untuk membentuk koalisi bersama PKS dan Gerindra. PKS pun memberikan batas waktu atas jawaban yang akan diberikan PAN maupun Demokrat.

"PKS sudah mengajukan surat. Kami sedang menunggu teman PAN dan Demokrat, ada yang mau gabung, tidak? Tapi kami tetap memberi limit waktu," pungkasnya.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)