logo rilis
PKS Desak Pemerintah Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat soal Palestina
Kontributor
Sukma Alam
12 Mei 2018, 22:37 WIB
PKS Desak Pemerintah Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat soal Palestina
Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid, mendesak pemerintah untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat Indonesia terkait konflik Palestina.

Penolakan itu terkait rencana Amerika Serikat (AS) untuk memindahkan kantor kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem, Palestina, secara sepihak.

“Karena itu, kewajiban bagi Pemerintah Indonesia yang diamanahkan Undang-Undang Dasar, untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat Indonesia. Dan untuk melanjutkan apa yang telah disepakati, yaitu tidak membiarkan keputusan sepihak itu dalam rangka menghadirkan negara Palestina yang merdeka,” katanya dalam keterangan pers PKS, Sabtu (12/5/2018).

Wakil Ketua MPR RI ini juga menegaskan sikap Presiden AS Donald Trump itu juga bentuk pengabaian pengabaian suara masyarakat dunia.

"Donald Trump telah mengabaikan suara masyarakat dunia yang disampaikan dalam sidang PBB, maupun dari demonstrasi-demonstrasi di dunia," tambah Hidayat di depan ratusan ribu massa aksi yang hadir.

Di sisi lain, Hidayat juga menekankan tidak akan pernah dan jangan berharap Indonesia akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

"Bahkan Bapak Proklamator Bung Karno menentang keras penjajahan Isrel terhadap Palestina. Ketika itu, Bung Karno menegaskan tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel jika masih ada penjajahan," jelas Anggota Komisi Bidang Luar Negeri DPR RI ini.

Hidayat pun ungkapkan dengan adanya rencana pemindahan ini akan semakin membahayakan masa depan perdamaian di Timur Tengah (Timteng) dan Palestina di masa depan.


500
komentar (0)