logo rilis
PKB Sebut Koalisi Jokowi "Berlemak" jika Gerindra Masuk, Maksudnya?
Kontributor
Nailin In Saroh
23 Juli 2019, 11:31 WIB
PKB Sebut Koalisi Jokowi
Politisi PKB Jazilul Fawaiz, FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— PKB terang-terangan menolak masuknya Partai Gerindra ke koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin. Partai yang diketuai Muhaimin Iskandar ini menilai kehadiran Gerindra akan menjadikan koalisi tersebut makin gemuk, bahkan 'berlemak'.

"Jika misalnya harus menambah satu lagi. Itu lebih besar lagi nanti. Apalagi kalau misalnya Gerindra yang masuk aduh, gemuk sekali. takutnya berlemak. Kegemukan, obesitas," ujar Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Meski masuknya Gerindra akan dinilai 'gurih' namun penolakan PKB dikarenakan agar koalisi berjalan seirama.

Jazilul juga menegaskan, penolakan penambahan koalisi oleh partainya bukan karena faktor pembagian kursi. Sebab, hal itu tidak pernah dibicarakan di kubu Jokowi. Apalagi membahas porsi pimpinan lembaga.

"Kalau sebagian berpikir ya masuk harus menjadi pimpinan itu tidak ada semua itu di koalisi Pak Jokowi," ungkapnya.

Kendati begitu, baik soal penambahan koalisi maupun posisi pimpinan-pimpinan, PKB menyerahkan sepenuhnya ke Presiden Jokowi serta ketua umum partai koalisi pendukung lainnya.

"Asal Pak Jokowi setuju dan pimpinan-pimpinan partai koalisi setuju. Posisi PKB selalu memberikan pertimbangan dan mendukung. Artinya tidak serta merta pasti ya dibahas," tukasnya.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID