Home » Peristiwa » Nasional

PKB Perlu Carikan Pengganti Rhoma Irama dan Mahfud MD

print this page Selasa, 12/12/2017 | 08:39

Peneliti Senior LIPI, Siti Zuhro (kiri). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menyebut, sumbangan suara dalam Pemilu dengan mencalonkan artis tidak signifikan.

Pasalnya, masih banyak partai politik mengandalkan artis dalam mendulang suara. Pada Pemilu 2014 misalnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjual nama pedangdut handal Rhoma Irama. 

"Kalau mendapat suara, iya. Pada Pileg lalu kan pintar sekali, ada Rhoma Irama dan Mahfud MD. Tapi sekarang kemungkinan dua orang itu tidak lagi. Itu yang dicarikan penggantinya lewat artis-artis tadi, diharapkan bisa meramaikan," kata Siti Zuhro di kantor DPP PKB jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2017).

Menurutnya, memperbesar peluang dukungan suara tidak boleh hanya bertumpu pada popularitas artisa. Tapi, artis yang ditampilkan partai semestinya juga punya kualitas, sehingga patut dipilih.

Calon legislatif dari kalangan artis, ujar peneliti yang akrab disapa Wiwik itu, tidak boleh jadi aspek penentu dalam perolehan suara. Hal itu menjadi tantangan bagi caleg yang berasal dari kalangan internal partai. "Jadi tidak sekedar artis, tapi juga kualitas artis yang diperlukan," jelasnya. 

Dia mencontohkan Pemilu 2014 lalu. Menurutnya, tidak semua calon legislatif dari kalangan artis terpilih. 

Penulis Armidis Fahmi
Editor Syahrul Munir

Tags:

PKBPeneliti LIPISiti ZuhroMahfud MDRhoma Irama