logo rilis
Pimpinan MPR Ajak Santri Darul Falah Cintai Konstitusi
Kontributor
Nailin In Saroh
27 September 2020, 18:35 WIB
Pimpinan MPR Ajak Santri Darul Falah Cintai Konstitusi
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan memberikan Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang lebih dikenal dengan Empat Pilar MPR, kepada santri Pondok Pesantren Darul Falah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2020). FOTO: Biro Pemberitaan MPR

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua MPR Syarief Hasan memberikan Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang lebih dikenal dengan Empat Pilar MPR, kepada santri Pondok Pesantren Darul Falah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2020). Ia menyebut kegiatan ini merupakan amanat UU MD3.

Disebutkan beberapa tugas MPR, salah satunya adalah melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar. Dengan amanah undang-undang tersebut maka anggota MPR wajib melaksanakan sosialisasi. Dikatakan oleh Syarief Hasan, anggota MPR terdiri dari gabungan anggota DPR dan DPD. Sebagai politisi yang juga anggota DPR, ia menjelaskan tugas DPR. Disebut tugas DPR salah satunya adalah membuat undang-undang. 

Terkait undang-undang masyarakat mempunyai hak untuk melakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi atau MK bila undang-undang itu bertentangan dengan UUD NRI tahun 1945. “Undang-undang adalah produk DPR, bila merasa ada undang-undang bertentangan dengan konstitusi, kita bisa melakukan judicial review ke MK”, paparnya. 

Hal demikian menurut Menteri Koperasi dan UKMK pada masa pemerintahan Presiden SBY itu sebagai bentuk kedaulatan rakyat. “Rakyat punya hak menyanggah undang-undang bila tak sesuai dengan UUD”, tuturnya. 

Dalam kesempatan itu Syarief Hasan mengajak kepada semua untuk mencintai bangsa, konstitusi, dan para pemimpin. “Pemimpin dari tingkat rumah tangga hingga pemimpin negara atau Presiden”, ujarnya. 

Bila tak puas dengan kinerja Presiden, dirinya mendorong agar kita memberi masukan. Pada dasarnya semua Presiden membangun bangsa untuk kepentingan rakyat meski demikian masyarakat berhak untuk memberi masukan atau pendapat. “Pemimpin harus dicintai, begitu juga konstitusi”, paparnya. “Kita harus komitmen pada konstitusi”, tegasnya.

Pemimpin Darul Falah, KH Dadang Farid dalam kesempatan itu mengungkapkan kegembiraan dirinya atas kehadiran Syarief Hasan. “Kedatangan Beliau ke Darul Falah mengemban tugas agama dan negara”, ujar dia kepada santrinya.

Dijelaskannya, tugas agama, kehadiran Syarief Hasan adalah bersilaturahmi dengan seluruh keluarga besar pesantren. Sedang tugas negara adalah, ia melakukan Sosialisasi 4 Pilar. “Mudah-mudah kehadiran Beliau membawa berkah dan perubahan yang signifikans bagi kita semua”, tuturnya. 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID