logo rilis
Pilkada dan Agenda Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (2)
Kontributor
RILIS.ID
14 Mei 2018, 12:18 WIB
Pilkada dan Agenda Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (2)
Firman Jaya Daeli. FOTO: Istimewa

Oleh Firman Jaya Daeli
Penasihat BPP PKN dan Mantan Anggota Komisi Politik Dan Hukum DPR

KEPEMIMPINAN Pemerintah Daerah Provinsi Sumut senantiasa terikat dan bertanggungjawab secara konstitusional dan operasional untuk mendukung dan memajukan perjuangan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias. Keterikatan ini berbasis dan berdasarkan pada sejumlah hal.

Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias telah menjadi aspirasi dan agenda warga Masyarakat Kepulauan Nias, segala hal dan semua kualifikasi beserta persyaratan sudah lama terpenuhi dan sudah pernah ada dan telah lama berlangsung pembahasan dengan berbagai tahapan di DPR.

Apalagi secara struktur regional, sudah lama terbit persetujuan tertulis dari gubernur Sumut sebagai Pemimpin Pemerintah Daerah Provinsi Sumut. Terlebih lagi faktor dan ukuran kemenangan paslon dalam pilkada selain karena perihal kelanjutan Pembentukan DOB Provinsi, melainkan juga karena warga Sumut menerima, mengakui, menyenangi, dan memilih paslon karena faktor adanya kualitas dan integritas kepemimpinan paslon yang sudah teruji, terbukti, berpengalaman, matang; bersifat dan berperilaku tegas, arif bijak, santun, sederhana. 

Selanjutnya kepemimpinan yang berpikir dan bertindak visioner, kreatif, inovatif. Kemudian berkarakter kepemimpinan yang kuat dan kredibel, bersih dan bebas dari kolusi, korupsi, nepotisme (KKN). Berkepemimpinan yang melayani dan merakyat dalam merumuskan dan melaksanakan seluruh dan setiap program demi pemajuan masyarakat dan pembangunan daerah. 

Sesungguhnya proses dan tahapan perjuangan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (PPKN) terus berlangsung ke arah dan kecenderungan positif yang menggembirakan. Arah dan kecenderungan ini boleh berlangsung karena ada kebulatan tekad dan kerjasama kuat dalam persatuan bersama dengan semangat gotong-royong untuk mewujudkan Provinsi Kepulauan Nias (PKN). 

Semangat juang "Persatuan, Kerjasama dan Gotong Royong" menjadi filosofi dan doktrin yang mengikat dan menguatkan panggilan bersama memperjuangkan PPKN. Perjuangan ini sesungguhnya bersifat luhur dan mulia karena harus dan hanya semata-mata diperuntukkan untuk kebaikan dan kemajuan kemasyarakatan, kebangsaan, dan kenegaraan. 

Filosofi perjuangan ini bertemakan dan beragendakan tunggal yakni  “Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias”. Bersifat tunggal karena  agendanya hanya tunggal, yaitu  “Provinsi Kepulauan Nias”. Dengan demikian, niat dan potensi yang dimiliki seharusnya dan sebaiknya dikonsolidasikan, digerakkan dan diabdikan demi agenda tunggal bersama “Terbentuknya Provinsi Kepulauan Nias bagi Keadilan dan Kemakmuran Warga Masyarakat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang Berideologi Pancasila dalam Suasana Bhinneka Tunggal Ika Berdasarkan Konstitusi UUD NRI 1945”.

Agenda dan realisasi program kerja dan kegiatan yang telah dilaksanakan Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPP PKN) sudah tak terhingga dan sudah tak terhitung lagi. Setiap dan semua kegiatan BPP PKN dari dahulu sampai sekarang pada dasarnya selalu berdaya positif dan berhasil dalam rangka menuju dan mencapai agenda tunggal Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias. 

Salah satu di antaranya adalah mengadakan sejumlah kunjungan dan pertemuan dengan unit-unit dan kelembagaan-kelembagaan yang berwenang dan terkait dengan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB). BPP PKN juga telah bertemu dalam semangat audiensi dan diskusi dengan beberapa otoritas stategis. BPP PKN bertemu langsung dengan Ketua DPR Bambang Soesatyo. 

Pertemuan yang serius tetapi santai ini difasilitasi dan diawali dengan kata pengantar oleh Firman Jaya Daeli (Penasihat BPP PKN), dilanjutkan dengan penguraian umum secara garis besar oleh Christian Zebua (Ketua Umum BPP PKN Pusat), kemudian disusul dengan penyerahan berkas lengkap perihal BPP PKN. Inti dan hasil pertemuan bermuara pada pernyataan dan komitmen dukungan penuh Ketua DPR agar Provinsi Kepulauan Nias segera terbentuk. Ketua DPR menyampaikan beberapa pokok pemikiran dasar, saran, dan pendapat khusus. 


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)