logo rilis
Pilih Airlangga Jadi Cawapres, Ini Keuntungan Jokowi
Kontributor
Budi Prasetyo
27 Maret 2018, 12:13 WIB
Pilih Airlangga Jadi Cawapres, Ini Keuntungan Jokowi
Presiden Jokowi bersama Airlangga Hartanto sedang memberi makan kambing, Sabtu pagi (24/3/2018). FOTO: Humas Setkab

RILIS.ID, Surabaya— Pengamat politik dari Universitas Jember Muhammad Iqbal menilai, peluang Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk digandeng Presiden Joko Widodo cukup besar. 

Selain punya jaringan kuat, Golkar juga punya mesin politik yang mumpuni, sehingga mempermudah Jokowi menang di Pemilihan Presiden 2019 nanti.

"Airlangga Hartarto tampaknya jadi kandidat yang lebih disukai Jokowi, selain karena profil figur atau pesona personal, juga lebih pada kalkulasi mesin politik dan jaringan Partai Golkar yang relatif sudah sangat matang," katanya saat dihubungi rilis.id, di Surabaya, Selasa (27/3/2018).

Meski demikian, ia melihat Jokowi masih hati-hati dalam menentukan sosok calon wakil presiden 2019 mendatang. Jokowi, masih membaca situasi politik terkini, sebelum menentukan  pendampingnya. 

"Meski demikian, tetap kita semua yakin bahwa dinamika politik punya logika perubahannya sendiri. Bisa saja bukan Airlangga Hartarto nantinya, tapi yang lain," katanya.

Iqbal menilai, jika nantinya penantang Jokowi punya elektabilitas yang cukup kuat, bisa jadi nantinya figur Cawapres bisa berasal dari kader lain. 

"Apalagi jika tiba-tiba yang muncul sebagai penantang Jokowi oleh masyarakat dinilai "lebih menjanjikan" membawa angin perubahan yang lebih baik. Maka tak heran bila preferensi Jokowi  jatuh pada cawapres selain Airlangga Hartarto," pungkasnya. 

Sebelumnya, Jokowi mengajak Airlangga joging bareng di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/3), Presiden juga mengajak Airlangga melihat kambing dan ngeteh bareng di Beranda Istana Bogor. 

Editor: Sukma Alam


500
komentar (0)