KPK Tetapkan Fredrich dan Seorang Dokter Sebagai Tersangka

Kamis, 11/1/2018 | 14:48

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Pandjaitan (kanan) bersama juru bicara KPK Febri Diansyah (kiri) memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka baru di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/1/2018). KPK menetapkan mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi dan seorang dokter Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan kasus e-KTP dengan tersangka Setya Novanto. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma 

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Pandjaitan (kanan) bersama juru bicara KPK Febri Diansyah (kiri) memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka baru di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/1/2018). KPK menetapkan mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi dan seorang dokter Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan kasus e-KTP dengan tersangka Setya Novanto. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma 

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Pandjaitan (kanan) bersama juru bicara KPK Febri Diansyah (kiri) memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka baru di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/1/2018). KPK menetapkan mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi dan seorang dokter Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan kasus e-KTP dengan tersangka Setya Novanto. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma 

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Pandjaitan (kanan) bersama juru bicara KPK Febri Diansyah (kiri) memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka baru di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/1/2018). KPK menetapkan mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi dan seorang dokter Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan kasus e-KTP dengan tersangka Setya Novanto. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma 

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Pandjaitan (kanan) bersama juru bicara KPK Febri Diansyah (kiri) memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka baru di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/1/2018). KPK menetapkan mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi dan seorang dokter Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan kasus e-KTP dengan tersangka Setya Novanto. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma 

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Pandjaitan (kanan) bersama juru bicara KPK Febri Diansyah (kiri) memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka baru di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/1/2018). KPK menetapkan mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi dan seorang dokter Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan kasus e-KTP dengan tersangka Setya Novanto. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma