Aksi Kamisan ke-521

Kamis, 11/1/2018 | 18:33

Sejumlah massa menggelar aksi Kamisan ke-521 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/1/2018). Menginjak 200 hari penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, para peserta aksi menuntut Presiden Joko Widodo mengevaluasi kinerja Polda Metro Jaya dalam menyidik penyerangan terhadap Novel Baswedan serta membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang independen untuk mempercepat pengungkapan kasus tersebut. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma 

Sejumlah massa menggelar aksi Kamisan ke-521 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/1/2018). Menginjak 200 hari penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, para peserta aksi menuntut Presiden Joko Widodo mengevaluasi kinerja Polda Metro Jaya dalam menyidik penyerangan terhadap Novel Baswedan serta membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang independen untuk mempercepat pengungkapan kasus tersebut. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma 

Sejumlah massa menggelar aksi Kamisan ke-521 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/1/2018). Menginjak 200 hari penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, para peserta aksi menuntut Presiden Joko Widodo mengevaluasi kinerja Polda Metro Jaya dalam menyidik penyerangan terhadap Novel Baswedan serta membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang independen untuk mempercepat pengungkapan kasus tersebut. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma 

Sejumlah massa menggelar aksi Kamisan ke-521 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/1/2018). Menginjak 200 hari penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, para peserta aksi menuntut Presiden Joko Widodo mengevaluasi kinerja Polda Metro Jaya dalam menyidik penyerangan terhadap Novel Baswedan serta membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang independen untuk mempercepat pengungkapan kasus tersebut. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma 

c

Sejumlah massa menggelar aksi Kamisan ke-521 di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/1/2018). Menginjak 200 hari penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, para peserta aksi menuntut Presiden Joko Widodo mengevaluasi kinerja Polda Metro Jaya dalam menyidik penyerangan terhadap Novel Baswedan serta membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang independen untuk mempercepat pengungkapan kasus tersebut. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma