logo rilis
Petani Pastikan Cabai dan Bawang Takkan Bergejolak pada Ramadan
Kontributor
Fatah H Sidik
16 Mei 2018, 19:08 WIB
Petani Pastikan Cabai dan Bawang Takkan Bergejolak pada Ramadan
Tim Ditjen Hortikultura Kementan saat panen raya cabai di Desa Cisurupan, Kecamatan Cisurupan, Garut, Jabar, Selasa (6/3/2018). FOTO: Ditjen Hortikultura Kementan

RILIS.ID, Jakarta— Sejumlah petani binaan Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) atau champion memastikan, harga cabai selama Ramadan sampai Lebaran 2018 akan stabil. Pasalnya, harga di tingkat petani cenderung stabil.

Menurut Rosyad Sholeh, champion asal Sleman, Yogyakarta, harga cabai merah keriting di pasar lelang daerahnya Rp17 ribu per kilogram dan cabai rawit merah Rp14 ribu per kilogram. "Ini adalah harga lelang untuk kualitas grade A," ujarnya di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Hal senada diutarakan Yasmadi, champion asal Temanggung, Jawa Tengah. "Rp14 ribu untuk cabai merah keriting dan Rp13 ribu untuk cabai rawit merah," bebernya pada kesempatan sama.

Di Garut, Jawa Barat, pun demikian. Cabai rawit merah dan cabai merah keriting di tingkat petani, kata champion asal Garut, Sumarna, harganya Rp14 ribu per kilogram. Petani setempat menjual hasil produksi ke Pasar Induk Kramat Jati Jakarta sekira 4-5 ton per hari.

Kondisi serupa terjadi di sentra produksi cabai di Jawa Timur. Menurut champion asal Blitar sekaligus Ketua Poktan Jaya Mulya, Sarwi Riyanto, harga di tingkat petani sekira Rp14 ribu-Rp15 ribu per kilogram. Sedangkan di Malang, ungkap Yogiantoro, "Harga di petani sekitar Rp17 ribu untuk rawit merah."

Champion asal Kulon Progo, Yogyakarta, Sukarman, menambahkan, pihaknya sudah mengatur pola tanam cabai hingga Agustus mendatang. Tujuannya, menjaga persediaan stok saat Natal dan tahun baru.

Champion bawang mera pun berkeyakinan, takkan ada gejolak saat bulan puasa. Sebab, sejumlah sentra produksi siap menyuplai Jakarta, seperti dari Brebes, Demak, Bima, Cirebon, Nganjuk, Probolinggo, serta Solok.

Malah, Ketua Asosiasi Champion Bawang Merah Indonesia, Juwari, menilai, harga akan turun seiring bertambahanya luasan panen dalam waktu dekat.

Harga bawang merah di tingkat petani sekarang sekitar Rp20 ribu per kilogram. Diperkirakan pasokan puasa dan Lebaran ke Jakarta dari Brebes sekitar 3.000 hektare lahan panen.

"Ini, belum dihitung suplai dari sentra lain, seperti Bima yang luasannya lebih dari 1.500 hektare serta Demak yang cakupannya lebih dari 1.000 hektare," lanjut Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) itu.

Sementara Akad, champion asal Nganjuk, memperkirakan, luas panen sela Mei-Juni menembus 1.000 hektare. "Karenanya, saya jamin harga dan pasokan bawang merah stabil dan aman," tuntasnya.


500
komentar (0)