logo rilis
Pesan Fahri Hamzah untuk Sahabatnya yang Divonis 15 Tahun Penjara
Kontributor
Eroby JF
02 Mei 2018, 19:03 WIB
Pesan Fahri Hamzah untuk Sahabatnya yang Divonis 15 Tahun Penjara
Setya Novanto didampingi Fahri Hamzah (kiri), Fadli Zon (ke-2 kiri) Agus Hermanto (ke-2 kanan) dan Taufik Kurniawan (kanan) memberikan keterangan kepada media di Ruang pimpinan DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (18/7/2017) usai penetapan Setya Novanto sebagai Tersangka oleh KPK. FOTO:RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah berharap mantan Ketua DPR RI Setya Novanto berjiwa besar menerima putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang memvonis 15 tahun penjara.

"Saya sebagai sahabat tentu berharap dia tidak terpukul," kata Fahri usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya di Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Fahri menjalani pemeriksaan sebagai saksi yang melaporkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Imam dugaan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik.

Fahri mengaku banyak mengetahui kasus tindak pidana korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik yang menjerat Novanto.

Namun, Fahri tidak dapat berbicara banyak mengenai kasus korupsi itu.

Fahri mengharapkan, Novanto tidak lama larut dalam kesedihan menerima putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor DKI Jakarta.

"Dia harus kembali beraktivitas, kembali dan membangun masa depannya," ujar Fahri.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Tipikor DKI Jakarta menvonis terdakwa perkara korupsi KTP elektronik Setya Novanto dengan hukuman 15 tahun penjara dan pidana denda Rp500 juta pada Selasa (24/4).

Hakim menilai Novanto terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan cara mengintervensi dan menggiring proyek KTP elektronik yang merugikan keuangan negara senilai Rp5,8 triliun.

Hakim juga mencabut hak politik selama lima tahun kepada politikus Partai Golkar itu. Atas putusan itu Setya Novanto menerima sehingga tidak mengajukan banding.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)