Home » Peristiwa » Daerah

Perusakan Kantor Kemendagri, Tjahjo: Salah Alamat

print this page Selasa, 17/10/2017 | 18:06

Sekelompok orang mengamuk dengan merusak kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Jakarta, Kamis (12/10/2017). FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta agar aparat kepolisian segera memproses hukum terhadap pelaku kerusuhan di kantornya, Rabu (12/10/2017). Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diserang sekelompok massa yang mengatasnamakan pendukung calon Bupati Tolikara, Papua John Tabo dan Barnabas Weya.

"Itu sudah menampar wajah saya, dengan merusak kantor sama saja dengan menampar wajah saya. Saya minta diproses secara hukum tidak boleh ini, dia sudah salah alamat, apalagi ini adalah haknya MK yang final mengikat. Tapi soal ada kecurangan soal ada gugatan sudah diproses semua. Mudah-mudahan ini tidak berimbas pada yang lain," tegas Tjahjo usai menghadiri upacara HUT Provinsi Jawa Timur yang ke 72 di Surabaya, Kamis, (12/10/2017).

Tjahjo menambahkan, Kemendagri melalui Direktur Jenderal Otonomi Daerah Soemarsono sudah dua kali menemui massa tersebut dan menjelaskan secara baik-baik pokok permasalahan yang mereka tuntut.

"Saya menyesalkan, saya sudah terima mereka dua kali. Dirjen saya menerima terus, tapi tidak bisa, bukan kewenangan Mendagri, apalagi permintaan dia memberikan SK bagi yang kalah untuk membatalkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) itu kan tidak bisa," terangnya.

Sekadar diketahui, penyerangan tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB sebelum membahas sengketa Pilkada Tolikara 2017 dengan Dirjen Otoda Soni Soemarsono. Namun sebelum pertemuan dimulai, massa kabur dari ruangan kemudian langsung menyerang Kantor Kemendagri.

Atas penyerangan tersebut, beberapa pot bunga dan kaca di kantor itu pecah. Satu unit mobil dinas milik pejabat Kemendagri juga terlihat rusak.

Penulis Budi Prasetiyo
Editor Syahrul Munir

Tags:

Perusakan KantorKemendagriBupati Tolikara