logo rilis
Pertemuan Lanjutan, Jokowi-Prabowo Bakal Bahas Hal Ini
Kontributor
Nailin In Saroh
17 Juli 2019, 21:00 WIB
Pertemuan Lanjutan, Jokowi-Prabowo Bakal Bahas Hal Ini
Jokowi dan Prabowo

RILIS.ID, Jakarta— Pasca pertemuan perdana usai putusan Pilpres 2019 di Stasiun MRT Lebak Bulus pada Sabtu (13/7/2019) lalu, Presiden terpilih Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dikabarkan akan mengadakan pertemuan lanjutan.

Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade mengamini informasi tersebut. Menurutnya, tidak cukup satu pertemuan seremonial yang dilaksanakan kedua tokoh itu.

"Satu pertemuan seremonial tidak cukup menurunkan tensi polarisasi, harus ada pertemuan lanjutan dan jadi patokan bagi pendukung," ujar Andre di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (17/7).

Andre mengungkapkan, pertemuan Jokowi-Prabowo pekan lalu itu menyepakati adanya pertemuan lanjutan kedua dan ketiga. Diharapkan, dengan pertemuan rutin dua hingga tiga kali sebelum pelantikan Presiden terpilih, dapat meredam polarisasi di akar rumput.

"Memang akan ada pertemuan lanjutan, apakah di Hambalang atau dimana, saya belum tahu. Namun kopi Hambalang memang legendaris, saya merekomendasikan itu," katanya.

Adapun pertemuan lanjutan itu, kata Andre, akan membahas masalah-masalah yang terkait dengan kemajuan Indonesia. Seperti misalnya, masukan Prabowo untuk Jokowi, juga akan disampaikan program Indonesia maju, Indonesia bangkit untuk menuju Indonesia adil dan makmur.

"Kalau Jokowi bisa mengadopsi mengambil, dan memasukkan program kami adalah bagus. Prabowo menyampaikan di kampanyenya bahwa dalam 100 hari akan turunkan harga listrik, harga daging sehingga kalau diadopsi Jokowi, menjadi hal baik," jelasnya.

Kendati demikian, Andre menegaskan, mengadopsi visi-misi dan program, tidak mengharuskan Gerindra masuk dalam kabinet. Namun, bisa hanya dengan bertemu dan berdiskusi mengenai ide-ide yang baik.

"Saya tegaskan bahwa di 2009-2014 Prabowo ditawari SBY masuk kabinet namun tidak kami terima, 2014-2019 ditawari Jokowi masuk kabinet namun tidak kami ambil," tegas Andre.

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID