logo rilis
Pertanian Turut Berperan dalam Sinergitas Penanggulangan Terorisme
Kontributor
Elvi R
13 November 2018, 16:00 WIB
Pertanian Turut Berperan dalam Sinergitas Penanggulangan Terorisme
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Jakarta— Pertanian adalah penghasil pangan dengan peran yang sangat penting dalam kestabilan pertahanan dan keamanan nasional. Dengan produk pertanian bisa menjadi komoditas yang mempunyai potensi mencegah dan mengendalikan terjadinya gangguan keamanan. 

Pada hari Jumat, 9 November 2018 telah dilakukan rapat evaluasi Pelaksanaan Sinergitas Kementerian/Lembaga Program Penanggulangan Terorisme Tahun 2018 di Provinsi NTB yang diselenggarakan oleh BNPT. Acara ini dihadiri oleh Wakapolda NTB, segenap instansi terkait di NTB, perwakilan tujuh kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, dan tim dari BNPT.  Dalam sambutannya Kaban Kesbangpoldagri NTB, Drs Lalu Syafii yang mewakili Gubernur NTB, mengatakan Gubernur NTB mengapresiasi program deradikalisasi yang telah dilakukan oleh BNPT di NTB karena BNPT dinilai memiliki program deradikalisasi yang menyentuh langsung kelompok yang tertentu tersebut. Selanjutnya, Sestama BNPT, Marsekal Muda TNI A Adang Supriyadi mengatakan berdasarkan Surat Menteri PPN No : S-398/MK.02/2017 Tanggal 9 Mei 2017, program Sinergitas Antar Kementerian/Lembaga dalam penganggulangan terorisme, masuk dalam proyek Prioritas Nasional pemerintah untuk 2018-2019. Oleh karena itu dalam rangka  untuk melaksanakan program deradikalisasi ini, BNPT sudah membangun sistem informasi perkembangan aksi deradikalisasi sebagai aplikasi untuk memantau perkembangan kegiatan yang sudah dilakukan oleh kementerian/lembaga. Sasaran program deradikalisasi ada dua wilayah yakni NTB dan Sulteng dengan maksud agar paham radikal dan aksi-aksi teror bisa dicegah secara nyata.

Selanjutnya dari tujuh kementerian/Lembaga menyampaikan progress capaian pelaksanaan kegaitan sinergitas 2018 dan di lanjutkan dengan rencana kegiatan 2019. 

Kementerian pertanian yang diwakili oleh Badan Litbang Pertanian (BBBiogen) turut terlibat aktif dalam mensukseskan program BNPT. Kegiatan ini adalah bagian dari sinergitas antar kementerian/Lembaga dalam upaya mendukung penuntasan terorisme di negri Indonesia. Upaya kontribusi yang dilakukan adalah menginventarisir potensi teknologi yang mempunyai peluang besar di terapkan di Kabupaten Bima, Kota Bima, dan kabupaten Dompu. Bantuan ini berupa hasil inovasi teknologi yang berkualitas tinggi dari peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian-Kementerian Pertanian. Rencana bantuan yang telah dikoordinir oleh BPTP NTB  adalah berupa 490 kilogram benih padi (Inpari 32, 42), 360 kilogram benih jagung (Bima 20 Uri), 145 sachet beberapa jenis sayuran 9cabai, bayam, dll), 300 ekor DOC ayam KUB (kampung Unggul Balitbangtan), 1000 batang bibit cabai, dan 200 batang bibit mangga (Agricardia, Garifta Merah dll). Tidak hanya sampai disitu, direncanakan juga diberikan bimbingan teknis untuk penerima bantuan  agar dapat berbudidaya pertanian pertanian dan pengelolaan pasca panennya agar memberikan manfaat yang maksimal. 
Untuk rencana selanjutnya (2019) kegiatan sinergitas direncanakan lebih terfokus. Kegiatan bantuan saprodi dan bimbingan teknis masih menjadi media. Tetapi lebih mendetailkan sasaran penerima dengan pertimbangan dan cara penetapan yang lebih baik. Acara ditutup pada sore hari pukul 16.00 WITA oleh kepala BNPT dengan beberapa kesimpulan hasil evaluasi dan renaksi kedepannya.

Editor: Sukma Alam

Sumber: Balitbangtan




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID