logo rilis
Persiapan Pertemuan IMF-World Bank Tak Terganggu Teror Bom Surabaya
Kontributor

14 Mei 2018, 17:12 WIB
Persiapan Pertemuan IMF-World Bank Tak Terganggu Teror Bom Surabaya
Menteri Keuangan, Sri Mulyani. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Pemerintah memastikan Pertemuan Tahunan International Monetary Fund (IMF)-World Bank akan tetap berlangsung di Bali, Oktober 2018, meski terjadi teror bom di Surabaya, Minggu-Senin (13-14/5/2018). Kegiatan dikabarkan diikuti sekira 15 ribu peserta dari berbagai negara.

"Ini, kan, terus berjalan. Artinya, persiapan tetap dilakukan," ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani, di Jakarta, beberapa saat lalu.

Kata Ani, sapaannya, pemerintah terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri, agar pertemuan tak mengalami gangguan berarti. Koordinasi dengan panitia di Amerika Serikat (AS) juga terus berlangsung.

"Serangan teroris terjadi di berbagai negara juga. Mereka pasti akan melakukan evaluasi karakter serangan seperti apa, bagaimana bentuk ancamannya, dan bagaimana mitigasinya," jelasnya.

Meski begitu, mantan Direktur Pelaksana World Bank itu berharap, upaya aparat keamanan dalam penanganan teror di Surabaya memberikan kepercayaan kepada investor. 

"Saat kondisi perekonomian global sedang bergejolak, tentu kita tidak ingin menambah persepsi, bahwa Indonesia tidak dalam keadaan aman. Dalam hal ini, negara harus disampaikan aman," katanya.

Terjadi teror bom di tiga gereja berbeda di Surabaya, Minggu pagi. Perinciannya, Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, GKI Wonokromo, serta Gereja Pantekosta.

Malam harinya, giliran Rusunawa Blok B Sidoarjo, yang menjadi sasaran. Kejadian serupa terjadi di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya, pagi tadi.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)