logo rilis

Pernyataan Fadli Zon Terkait Putin, Harusnya Ingatkan Jokowi untuk Ini
Kontributor
Ainul Ghurri
31 Maret 2018, 18:26 WIB
Pernyataan Fadli Zon Terkait Putin, Harusnya Ingatkan Jokowi untuk Ini
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, kembali membuat pernyataan panas di akun Twitter-nya, yang menyebutkan bahwa Indonesia butuh pemimpin seperti Vladimir Putin yang tidak banyak utang dan planga-plongo.

Menurut Pengamat Politik Indonesian Political Review (IPR) Ujang Komarudin, cuitan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu secara kritik meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk lebih tegas lagi. Menurutnya, banyaknya isu-isu SARA yang muncul seperti narkoba, dan korupsi di kepemimpinan Jokowi, membuat kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara terancam.

"Misalkan hoaks juga banyak terjadi, narkoba, korupsi juga banyak terjadi di mana-mana. Nah, inilah sebenarnya yang merusak bangsa ini, jadi korupsi dibiarkan, narkoba juga banyak dilakukan oleh mafia-mafia, nah ini yang akan mengancam kelangsungan hidup berbangsa," katanya saat dikonfirmasi rilis.id di Jakarta, Sabtu (31/3/2018).

Ujang menilai, Indonesia memang membutuhkan pemimpin yang bisa memaksa bangsanya untuk berubah lebih mandiri, hal itu guna bersaing dengan negara-negara maju.

"Sebenarnya, kita kembali ke otoriter tidak boleh, tapi membutuhkan pemimpin yang bersikap memaksa bangsa untuk berubah dan tegas, kita butuh karakter yang seperti itu," imbuhnya.

Ujang menjelaskan, sebagai Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan yang memiliki kewenangan kebijakan, Jokowi harus berani menggebrak para kepala daerah yang telah melanggar konstitusi. Diketahui, belum lama ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan 38 anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) sebagai tersangka kasus korupsi.

"Yang jelas begini, ketika kita sudah memilih, apa namanya sistem presidensial, kewenangan kebijakan itu adanya di presiden, jadi presiden lah penentu semua kebijakan. Artinya, warning itu penting untuk mengingatkan kita semua," pungkasnya.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)