logo rilis

Perempuan Berperan Penting dalam Berantas Korupsi
Kontributor
Tari Oktaviani
21 April 2018, 12:34 WIB
Perempuan Berperan Penting dalam Berantas Korupsi
Ketua KPK Agus Rahardjo (kiri) dan Jubir KPK Febri DIansyah (kanan). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Menyambut hari kartini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  mengingatkan pentingnya peran perempuan dalam pemberantasan korupsi. Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, seorang ibu dalam keluarga menjadi peran central dalam menumbuhkan gerakan anti korupsi.  

"Semangat pemberantasan korupsi yg dimulai dar rumah misal kesadaran seorang ibu maka itu snagat mungkin pengaruhi keluarganya, suaminya, dan anak-anaknya sehingga diharapkan penanaman sistem nilai berjalan disana, " kata Febri kepada rilis.id, Jakarta, Sabtu (21/4/2018).

Dia mengatakan, terbukti dengan banyaknya gerakan perempuan dalam sosialisasi anti korupsi semakin meminimalisir pertumbuhan korupsi itu sendiri. Febri tak memungkiri, saat ini inisiatif dari kelompok perempuan semakin meningkat. Pihaknya pun mendukung hal tersebut.  

"Beberapa gerakan tersebut inisiatif dari masyarakat itu sendiri yang minta keterlibatan KPK. Kami tentu mendukung gerakan gerakan yang berkembang di masyarakat itu kami fasilitasi. Itu dapat menjadi sangat kuat dan positif untk gerakan anti korupsi, " paparnya. 

Lebih jauh,  Febri tak memungkiri masih banyak pelaku korupsi perempuan yang diproses di KPK. Menurutnya ini menunjukan baik perempuan maupun laki laki akan sama saja jika perbuatannya tak diubah. KPK pun menegaskan tidak akan tebang pilih meskipun koruptornya berjenis kelamin perempuan. 

"Korupsi tidak mengenal laki laki dan perempuan. Jadi bukan karena pejabat perempuan atau laki laki jadi lebih terbuka melakukan korupsi. Ini terkait penyimpangan kewenangan tersebut jadi kita tidak melihat laki laki dan perempuan," ungkapnya. 

Untuk itu Febri berujar peran perempuan sangat signifikan dalam upaya pencegahan korupsi. KPK bahkan menyisipkan sosok perempuan di internalnya yang menunjukan bahwa peran perempuan menjadi penting. 

"Pimpinan KPK pun satu orang perempuan. Dan tim penyidik dan JPU bahkan tim melakukan tangkap tangan cukup banyak perempuan tapi isu yang paling penting dlm pencegahan tindak pidana korupsi ada gerakan gerakan yang perlu kita dukung. Ada SPAK misalnya atau PIA," ungkapnya. 

Editor: Elvi R


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)