logo rilis

Perdagangan Rupiah Selasa Sore Ditutup Menguat, Ini Sebabnya...
Kontributor
Elvi R
16 Oktober 2018, 21:39 WIB
Perdagangan Rupiah Selasa Sore Ditutup Menguat, Ini Sebabnya...
Penukaran Valas. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Pergerakan nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore (16/10/2018) bergerak menguat sebesar 40 poin menjadi Rp15.180 dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.220 per Dolar AS.

Dilansir dari Antara, analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, membaiknya kinerja neraca perdagangan Indonesia pada September 2018 menjadi salah satu faktor yang menopang fluktuasi Rupiah.

Bank Indonesia menyampaikan, neraca perdagangan Indonesia pada September 2018 mencatat surplus US$0,23 miliar, membaik dibandingkan dengan neraca perdagangan bulan sebelumnya yang mencatat defisit sebesar US$0,94 miliar. 

"Perbaikan neraca perdagangan itu diharapkan berdampak positif pada kinerja neraca transaksi berjalan," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, data penjualan ritel Amerika Serikat yang diperkirakan di bawah estimasi pasar turut menjadi faktor yang membebani mata yang dolar AS, sehingga diharapkan dapat membuat rupiah kembali bertahan di area positif.

Sementara itu, Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, potensi dolar AS kembali menguat masih terbuka menyusul defisit anggaran pemerintah AS tahun fiskal 2017/2018 yang melebar.

"Melebarnya defisit itu membuat pemerintah AS menarik utang lebih besar yang membuat reversal dana-dana asing dari negara lain dan membuat penguatan terhadap mata uang Dolar AS," katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (16/10), tercatat mata uang Rupiah menguat menjadi Rp15.206 dibanding sebelumnya (15/10) di posisi Rp15.246 per Dolar AS.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)