logo rilis
Perbankan Syariah Bisa Berkembang kalau Sinergi dengan 'Fintech'
Kontributor

05 Juli 2018, 16:05 WIB
Perbankan Syariah Bisa Berkembang kalau Sinergi dengan 'Fintech'
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro. FOTO: RILIS.ID

RILIS.ID, Makassar— Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengatakan teknologi finansial (Fintech) bisa bersinergi dengan perbankan syariah.

Hal ini diperlukan untuk mendorong pengembangan industri keuangan syariah. Ia mengungkapkan hal tersebut saat menyampaikan pidato di Konferensi Keuangan Syariah ke-3 di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/7/2018).

"Industri keuangan syariah seperti bank dan asuransi bisa meningkatkan aset dan mendapatkan posisi signifikan di porsi aset keuangan nasional. Solusinya melalui Fintech," kata Bambang 

Ia menjelaskan, perbankan syariah tidak bisa lagi bergantung kepada cara-cara tradisional untuk mengembangkan bisnis dan mencari nasabah potensial, sehingga harus mencari inovasi baru yang lebih solutif.

Untuk itu, menurut Bambang, sinergi dengan Fintech yang berbasis kepada jaringan teknologi sangat dibutuhkan perbankan syariah, karena bisa memberikan efisiensi dan pelayanan jasa dalam waktu cepat kepada para konsumen.

"Bank syariah tidak mungkin membangun kantor cabang di seluruh Indonesia karena too costly untuk investasi. Padahal mencari nasabah bisa dengan Fintech, sehingga tidak perlu melakukan rekrutmen SDM, untuk efisiensi," ujarnya.

Melalui akses pembiayaan dari Fintech, tambah dia, para wirausaha atau pelaku usaha kecil yang ingin mengembangkan industri halal bisa memperoleh pendanaan untuk memulai berusaha dengan cara yang lebih cepat dan memudahkan.

"Keuntungannya bisa menambah wirausaha dan UMKM dalam industri halal, yang fokus kepada bisnis makanan, busana dan perjalanan. Jadinya bisa mengembangkan sektor riil di indutri halal yang saat ini permintaannya sedang tinggi," ujar Bambang.

Selain memudahkan proses transaksi dan menambah jumlah nasabah, sinergi dengan Fintech juga bisa meningkatkan performa perbankan syariah agar menjadi perbankan dengan profitabilitas tinggi serta memiliki kinerja yang memuaskan.

Bisnis dengan teknologi finansial saat ini sedang berkembang pesat, dengan tercatat nilai transaksi industri Fintech di Indonesia pada 2017 mencapai estimasi 18,65 miliar dolar AS.

Saat ini, dari 49 Fintech yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan dan bergerak pada bidang peer-to peer lending, baru satu Fintech yang tercatat berbasis syariah yaitu PT Ammana Fintek Syariah.
 

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID