logo rilis
Perbaikan Sistem PNS, Kemenpan RB Gandeng Korea
Kontributor
Tio Pirnando
23 Maret 2018, 14:44 WIB
Perbaikan Sistem PNS, Kemenpan RB Gandeng Korea
Kerjasama Kemenpan RB dan Korea di bidang Kepegawaian PNS. FOTO: RILIS.ID/Tio Pirnando

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), melakukan penandatanganan kerja sama dengan pemerintahan Korea Selatan. 

Kedua negara sepakat melakukan kerja sama di bidang pengelolaan sistem pegawai negeri sipil (PNS).

Menteri PAN-RB, Asman Abnur mengatakan, pemerintah telah melakukan kesepakatan dengan Menteri Manajemen Kepegawaian Korea, Kim Pan Suk yang berkaitan dengan masalah kepegawaian. 

Kerja sama yang disepakati mulai dari sistem rekrutmen PNS yang berbasis elektronik sampai soal pensiunan bagi PNS.

"Dari pembicaraan, kita sepakati dan melakukan kerja sama di bidang pemerintah berbasis elektronik, sistem kerja sama rekrutmen bagaimana sistem di Korea Selatan dan sistem pendidikan dan pelatihan dan sudah kita perbaiki," ujar Asman di Kantor Kemenpan RB, Jakarta, Jumat (23/3/2018)

Pemerintah, kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, berencana akan menerapkan model penilaian terhadap PNS untuk bisa naik jabatan sesuai dengan kinerja masing-masing.  

Pemerintah akan belajar dari  sistem yang ada di Korea Selatan.

"Menariknya kita lakukan kerja sama model assemenet dan meryt sistem, nantinya mungkin hanya sebagian dari ASN yang potensinya akan naik jabatan lebih tinggi," jelas Asman Abnur.

Karenanya, penempatan posisi pejabat tinggi, kata Asman, akan dilakukan sesuai dengan penilaian kinerja. Pejabat tinggi tersebut nanti ditempati oleh orang-orang yang berkompeten.

"Nanti orang-orangnya adalah pilihan, bukan orang yang dipilih oleh pejabat pembina pegawai tapi memang pilihan," jelas Asman.

Menurutnya, perbaikan sistem penempatan pejabat tinggi ini juga akan dikerjasamakan dengan Korea Selatan.

Lebih lanjut, Asman juga menjelaskan sistem pemberian dana pensiun kepada PNS oleh Pemerintah Korea Selatan yang cukup tinggi.

"PNS pejabat tinggi yang pensiun di Korea minimum menerima US$4.000 satu bulannya. Bandingkan dengan kita, pejabat eselon I pensiun hanya menerima US$350 per bulan. Jadi sistem-sistem ini akan kita perbaiki," tukas dia.
 

Editor: Kurniati


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)