logo rilis
Per 1 Mei, Penghayat Isi Formulir Perubahan Data Kependudukan
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
09 April 2018, 12:21 WIB
Per 1 Mei, Penghayat Isi Formulir Perubahan Data Kependudukan
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza.

RILIS.ID, Jakarta— Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arief Fakhrulloh, mengatakan per 1 Mei 2019, masyarakat yang menganut kepercayaan bisa melakukan perubahan data di kolom agama KTP elektroniknya.

"Mulai 1 Juli sudah bisa dicetak," kata Zudan saat jumpa pers di Kemendagri, Senin (9/4/2018).

Formatnya, kata dia, pemerintah sudah menetapkan formatnya, yakni dengan menuliskan "Kepercayaan: Penghayat Kepercaan kepada Tuhan YME". Ini hanya berlaku bagi para penganut aliran kepercayaan saja.

"Untuk agama, tetap seperti sekarang," tambah dia.

Jadi, nantinya di dalam KTP dan KK (Kartu Keluarga) mereka berubah. Pemerintah, kata dia, sudah menyiapkan formulir, aplikasi dan segera melakukan sosialisasi. Supaya, pada Mei nanti, mereka ulai melakukan perubahan data.

"Perubahan data kependudukan ini di dinas dukcapil," tambah dia.

Realisasi dari tindak lanjut kebijakan pemerintah itu, lanjut dia, dilakukan usai pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 yang jatuh pada 27 Juni mendatang. Meski demikian, para penghayat tetap dapat menggunakan hak pilihnya di pilkada.

"Untuk nyoblos di pilkada, para penghayat masih bisa menggunakan KTP yang lama," tegas Zudan.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, menyebutkan ada 138.791 orang penghayat kepercayaan yang ada di Indonesia. 


Sebagaimana diketahui, MK pada 7 November 2017 lalu, telah memutuskan bahwa penulisan penghayat kepercayaan boleh ditulis dalam KTP-el dan KK para penganutnya. 


500
komentar (0)