logo rilis
Penyebar Hoaks Perselingkuhan Mentan Amran Disebut-sebut Mafia Pangan
Kontributor
Yayat R Cipasang
13 Juni 2018, 14:21 WIB
Penyebar Hoaks Perselingkuhan Mentan Amran Disebut-sebut Mafia Pangan
Menteri Pertania Amran Sulaiman. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Razikin Juraid  mengapresiasi gerak cepat kepolisian menangkap pelaku penyebaran hoaks perselingkuhan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Menurutnya penyebaran fitnah dan  tuduhan yang sangat keji, apalagi  ini terjadi di jelang Lebaran. Karena itu pihak kepolisian sudah sangat tepat memprioritaskan  pengungkapan otak di belakang kejahatan ini. "Hoaks ini  berdampak pada kinerja Mentan amran mengawasi stok dan harga pangan jelang momentum Lebaran," ungkap Razikin di Jakarta, Rabu (13/6/2018)

Di balik fitnah terhadap Amran dan Irna ini, Razikin mendeteksi ada kekuatan besar di belakangnya. Kekuatan besar tersebut adalah jaringan mafia pangan yang sejak Amran menggenjot produksi pangan dalam negeri sehingga terwujud swasembada pangan sekarang ini.

"Jaringan mafia tersebut tidak lagi secara leluasa mengatur harga pasar bahkan tertutup ruang geraknya untuk memainkan impor," ujarnya.

Sebagai buktinya, selama bulan suci Ramadan ketersediaan kebutuhan pokok dipasar cukup baik, serta harga tetap stabil, ini pertanda para mafia tidak bebas lagi permainkan harga.

"Kelihatannya mereka sangat marah. Maka segala cara mereka lakukan termasuk melakukan personal attack. "Prinsip mafia itu kalau pejabat tidak bisa diajak kompromi ya pilihannya dihancurkan," papar Jak sapaan akrab Razikin. 

Menurut Razikin, hal seperti ini sering dialami dan akan dialami oleh siapa saja yang punya komitmen keberpihakan terhadap rakyat, khususnya petani. "Kita tahu Amran selama ini memiliki keberpihakan jelas terhadap petani, bahkan Amran siap masuk penjara demi menyejahterakan petani," ujarnya.

Fokus gerakan swasembada pangan di mana posisi Pandeglang sebagai daerah penyangga utama pangan Jakarta ini,  Bupati Irna menyambut baik dan mendukung penuh dengan menyediakan lahan ribuan hektare. Jadi memang wajar jaringan mafia pangan menyerang Amran dengan Irna.

Kecurigaan lain, serangan ke Mentan Amran ada keterkaitan dengan Pilgub di Sulsel. Karena Adik kandung Amran  maju sebagai calon wakil gubernur berpasangan dengan Profesor Nurdin Abdullah.

"Jadi, sebagai orang yang selama ini berada dibarisan Amran Sulaiman  dan menjadi bagian dalam mendukung dan menggerakkan pemuda di seluruh Indonesia untuk mencintai profesi petani dan bertani agar dapat mewujudkan swasembada pangan," kata Razikin. 

"Saya berharap kader IMM yang diduga terlibat dalam penyebaran fitnah terhadap Amran untuk bersikap koperatif mengikuti proses hukum sebagai pertanggungjawaban atas perbuatannya," tambahnya. 

Razikin minta kepolisian mengejar aktor intelektualnya. "Saya juga meminta kader-kader IMM tetap tenang agar kasus yang menimpa Andi Mahfuri tidak ditunggangi pihak-pihak tertentu yang berpotensi menambah kerumitan penyelesaian masalah ini," imbau Razikin

"Semoga Mentan Amran tetap semangat mengabdi pada petani, kami siap siaga mengawal dan memberi dukungan," pungkasnya


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)