logo rilis
Pensiun dari TNI, Gatot: Saya Punya Hak Ikut di Pemilu 2019
Kontributor
Sukma Alam
03 April 2018, 04:03 WIB
Pensiun dari TNI, Gatot: Saya Punya Hak Ikut di Pemilu 2019
Gatot Nurmantyo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, dirinya bakal tetap mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) walaupun telah memasuki masa purnatugas sejak (31/3) kemarin.

"Melepas fungsi sebagai tentara bukan berarti akan menganggur. Melainkan tetap akan mengabdi demi masa depan yang lebih baik bagi Bangsa Indonesia. Itu sebagai perwujudan kecintaan pada Indonesia yang sudah terlanjur 'mendarah-daging'," ujar Gatot melalui keterangan persnya di Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat tersebut mengatakan, bentuk pengabdian kepada nusa dan bangsa tidak selalu berarti harus memanggul senjata.

Namun, mengabdi pada negara juga bisa dilakukan dengan maju dalam pemilu sebagai calon pemimpin bangsa.

"Mulai hari ini, saya memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai anak bangsa, anggota masyarakat sipil, dan Warga Negara Republik Indonesia lainnya, termasuk untuk memiliki hak memilih, juga hak dipilih saat pemilu mendatang," tuturnya.

Pada 31 Maret 2018 kemarin, Gatot Nurmantyo resmi pensiun dari TNI. Awal karir di militernya ditempuh dengan berbagai posisi di antaranya Komandan Peleton MO. 81 Kompi Bantuan Batalyon Infanteri 315/Garuda, Komandan Kompi Senapan B Batalyon Infanteri 320/Badak Putih, Komandan Kompi Senapan C Batalyon Infanteri 310/Kidang Kancana.

Kemudian Kepala Urusan Dalam Detasemen Latihan Tempur, ADC Panglima Kodam III/Siliwangi, PS
Kepala Seksi-2/Operasi Korem 174/Anim Ti Waninggap, Komandan Batalyon Infanteri 731/Kabaresi, Komandan Kodim 1707/Merauke, Komandan Kodim 1701/Jayapura.

Dan pernah menjabat Sekretaris Pribadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Komandan Brigade Infanteri 1/PIK Jaya Sakti, Asisten Operasi Kepala Staf Kodam Jaya, Komandan Resimen Induk Daerah Militer Jaya. 

Selanjutnya, Gatot menjabat di beberapa posisi penting kemiliteran, di antaranya Danrem 061/Suryakencana (2006-2007), Kasdivif 2/Kostrad (2007-2008), Dirlat Kodiklatad (2008-2009), Gubernur Akmil (2009-2010), Pangdam V/Brawijaya
(2010-2011), Dankodiklat TNI AD (2011-2013), Pangkostrad (2013-2014).

Lalu Kepala Staf TNI Angkatan Darat (2014-2015), dan Panglima Tentara Nasional Indonesia (2015-2017) serta Pati Mabes TNI AD (2017-2018) terakhir sebelum ia purna tugas.

Sebelumnya, Jenderal TNI (Purn), Gatot Nurmantyo, mengaku siap maju dalam Pemilihan Presiden 2019 mendatang. Mantan Panglima TNI ini menyatakan kesiapannya menjadi calon presiden, bukan sebagai cawapres.

"Kalau republik ini memanggil dan rakyat menghendaki saya siap jadi Presiden. Karena itu adalah tugas yang harus saya pertanggungjawabkan. Dharma bhakti yang luar biasa sampai akhir hayat saya," ujar Gatot di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (4/1).


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)