logo rilis
Penggunaan BBM di Bawah Euro 4 Dilarang, Menteri LHK Angkat Bicara
Kontributor
Ainul Ghurri
29 Maret 2018, 23:45 WIB
Penggunaan BBM di Bawah Euro 4 Dilarang, Menteri LHK Angkat Bicara
FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya, angkat bicara terkait ditiadakannya kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) jenis premium menjelang Asian Games dan Annual Meetings IMF-World Bank 2018.

"Saya minta bukan premium, saya minta untuk fasilitas euro 4, jadi saya tidak menyebutkan secara spesifik premium atau apa. Silahkan saja Pertamina yang tahu tapi bahan bakar euro 4 selama Asian Games dipakai di spot-spot Jakarta, mungkin Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) atau Palembang," katanya usai rapat Koordinasi Kilang di Kemenko Perekonomian Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Dia mengatakan, kendaraan-kendaraan yang bukan merupakan kendaraan pribadi, masih dibolehkan menggunakan bahan bakar di bawah standar euro 4. "Di dalam aturannya, kita berikan bahwa kendaraan yang untuk dagang, seperti merk Grand Max dan lain-lain," imbuhnya.

Dia menambahkan, kendaraan tersebut tetap boleh menggunakan BBM jenis Premium selama sembilan bulan ke depan. "Kendaraan masih diizinkan selama delapan atau sembilan bulan. Jadi masih bisa, tapi yang lain menyesuaikan," tuturnya.

Menurut Siti, kendaraan yang menggunakan BBM di bawah standar euro 4, dapat menurunkan kualitas lingkungan. Pasalnya, negara-negara lain sudah banyak yang menerapkan standar euro 4. Lebih lanjut, dirinya mengaku, sudah meminta Pertamina untuk menyediakan BBM yang memenuhi standar kualitas euro 4.

"Kami sih mintanya Juli atau Agustus tahun ini, Pertamina sudah kami ajak rapat dan sudah menentukan distribusi, walaupun belum bisa menyeluruh," pungkasnya.

Sebelumnya, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito mengatakan, bakal menerapkan aturan penggunaan BBM euro 4 selama pelaksanaan Asian Games dan IMF-World Bank. Hal itu guna menjaga lingkungan.

"Karena Premium itu kan merusak kesehatan lingkungan. Ini buat Asian Games saja tidak boleh, ya kita tidak boleh jualan (BBM) yang jelek-jelek itu," ungkap Adiatma.

Editor:




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID