Home » Peristiwa » Nasional

Penenggelaman Kapal, Susi: Sudah Banyak Dibahas, Tidak Perlu Ragu

print this page Kamis, 11/1/2018 | 17:45

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti menegaskan, penenggelaman kapal asing pencuri ikan di perairan Indonesia sudah banyak dibahas, sehingga tidak perlu diragukan lagi oleh berbagai pihak.

"Saya sejak dulu sudah banyak menjelaskan dari awal sampai akhir. Penenggelaman kapal sudah banyak dibahas," kata Menteri Susi dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Menteri Susi juga mengingatkan, Presiden Joko Widodo juga telah menjelaskan mengenai tindakan penenggelaman terhadap kapal pencuri ikan yang ditangkap aparat.

Menteri Kelautan dan Perikanan dalam sejumlah akun media sosial miliknya pada Selasa (9/1) juga menyatakan, penenggelaman kapal pencuri ikan sudah sesuai dengan UU Perikanan Nomor 45 tahun 2009.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo di Jakarta, Rabu (10/1) mengemukakan, kebijakan penenggelaman kapal asing yang melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Indonesia merupakan upaya penegakan hukum.

"Kita tidak main-main dengan illegal fishing, terhadap pencurian ikan tidak main main. Oleh sebab itu yang paling seram ya ditenggelamkan," ujar Presiden, menegaskan.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa hal tersebut dilakukan untuk memberikan efek jera bagi para pelanggar hukum di bidang perikanan tangkap.

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tidak ada lagi penenggelaman kapal pada 2018 karena pemerintah ingin fokus pada upaya peningkatan produksi perikanan.

"Perikanan sudah diberitahu tidak ada penenggelaman kapal lagi. Ini perintah, cukuplah itu, sekarang kita fokus bagaimana meningkatkan produksi supaya ekspor kita meningkat," katanya seusai rapat koordinasi dengan empat menteri di bawah koordinasi Kemenko Kemaritiman di Kantor Kemenko Kemaritiman Jakarta, Senin (8/1).

Luhut mengatakan penenggelaman kapal sudah cukup dilakukan sehingga saat ini pemerintah seharusnya fokus meningkatkan produksi agar ekspor juga bisa meningkat.

Penulis Tio Pirnando
Editor Elvi R

Tags:

Penenggelaman KapalSusi PudjiastutiKapal Asing