logo rilis

Pengamat Sebut Intelijen Asing Tak Suka Jokowi Bertemu PA 212
Kontributor

27 April 2018, 10:18 WIB
Pengamat Sebut Intelijen Asing Tak Suka Jokowi Bertemu PA 212
Presiden Jokowi. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILIS.ID, Jakarta— Pengamat intelijen, Ridlwan Habib, mengatakan intelijen asing tak suka dengan pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Persaudaraan Alumni 212. Lantaran, intelijen asing menilai pertemuan itu menciptakan suasana bangsa menjadi sejuk.

"Yang paling tidak suka dengan pertemuan itu adalah intelijen asing. Mereka tidak suka Indonesia rukun dan damai," kata Ridlwan Habib di Jakarta, Jumat (27/4/2018).

Sebelumnya, Presiden Jokowi bertemu dengan Persaudaraan Alumni 212 untuk mendengarkan saran dari para tokoh ulama tersebut, sekaligus menciptakan suasana sejuk menjelang Pilkada, Pileg dan Pilpres.

Menurut Ridlwan, ada indikasi operasi intelijen asing yang berusaha membuat Pilpres keruh dan penuh pertikaian.

"Pak Jokowi akrab dengan ulama 212, suasana jadi sejuk, tapi ada pihak-pihak yang tidak suka dengan Indonesia yang damai," kata dia.

Ridlwan menyebut operasi intelijen itu sebagai "foreign black propaganda operation", yang menginginkan situasi Pilpres yang kacau sehingga rezim Jokowi kalah.

"Salah satu sebabnya karena selama Jokowi menjabat, kepentingan asing yang melakukan operasi hitam ini sangat dirugikan," tutur  Ridlwan.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)