logo rilis
Pengamat Prediksi PKB Akan Tetap di Koalisi Jokowi
Kontributor
Budi Prasetyo
27 Maret 2018, 13:59 WIB
Pengamat Prediksi PKB Akan Tetap di Koalisi Jokowi
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Surabaya— Pengamat politik dari Universitas Jember Muhammad Iqbal menilai, koalisi partai politik (Porpol) pendukung Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Presiden 2019 mendatang akan solid. Banyak Parpol lebih tertarik memberikan dukungan ke Jokowi, karena peluang untuk menang dinilai lebih besar. 

"Nyaris tak berubah formasi dukungan dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH) seperti 2014 yang lalu. Justru tambahanya Golkar," katanya ketika dikonfirmasi rilis.id, Selasa (26/3/2018).

Dia mengatakan, salah satu partai yang diprediksi tetap mendukung Jokowi adalah PKB. Bila Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tidak jadi Cawapres Jokowi, kata dia, PKB tidak akan menyeberang ke kubu lawan. 

"Khusus PKB, jika Cak Imin tak dijadikan cawapres, saya yakin tak akan berbalik dukungannya. Posisi tawarnya saja yang akan dinaikkan, mungkin 'jatah kursi menteri' bakal minta ditambah," tambahnya. 

Menurut dia, partai yang tergabung dalam KIH dinilai tidak ingin berjudi dengan pilihannya. Karena sebagai petahana, Jokowi punya mesin pemenangan yang  kuat. 

"Mungkin kalkulasi Cak Imin justru Jokowi bakal lanjut di 2019. Jadi, sepertinya tidak bakal sebrang Justru sedari awal Cak Imin 'menjual diri' sebagai cawapres itu sebenarnya secara Semiotika politik adalah utk mendongkrak posisi tawar PKB dan para kader atau tokoh-tokohnya untuk posisi menteri," tuturnya.

"Strategi ini relatif 'mujarab' untuk iklan politik gratis lantaran peroleh liputan media mainstream pun riuh di media sosial. Ini bentuk strategi merawat memori sosial masyarakat," pungkasnya.

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)