Home » Peristiwa » Nasional

Pengamat: Jokowi Bisa Ditinggalkan Partai Pendukung Jelang Pilpres 2019

print this page Selasa, 17/10/2017 | 18:06

Direktur Sabang Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan (kiri). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Direktur Sabang Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan memprediksi Jokowi bisa saja tidak mendapat  dukungan partai politik untuk maju di Pilpres 2019. Partai yang sudah mendeklarasikan dukungan politik kepada Jokowi masih sangat mungkin balik badan.

"Menurut saya ke depan, partai pendukung Jokowi seperti Nasdem, Hanura, Golkar itu kan figurnya mudah balik badan. Dukungan ke Jokowi itu sangat taktis, bukan," kata Syahganda dalam diskusi "Siapa Presiden 2019?" di Resto Bangi Coffe Tiam, kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

PDI Perjuangan yang merupakan partai pengusung Presiden Jokowi pemilu sebelumnya belum menentukan pilihan terkait siapa yang akan diusung Pilpres 2019. Syahganda menambahkan, bisa saja PDI Perjuangan akan mengusung Puan Maraharani sebagai tokoh baru pengganti Megawati Soekarnoputri.

"Artinya, Jokowi sendiri bisa jadi tidak masuk nominasi," katanya.

Selain itu, faktor lainnya ada potensi partai pendukung mengalihkam dukungan politiknya dari Jokowi. PKB, Syahganda mencontohkan, sebenarnya punya kekuatan politik elektoral yang kuat di Pilgub Jawa Timur. Dan PKB mendukung Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf.

Namun di sisi lain, Jokowi malah merestui nama Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sebagi calon gubernur Jatim. Dia melihat hal itu juga bisa memicu keretakan dukungan kepada Jokowi. "Ini kan akan jadi perang bubat antara Muhaimin dan Jokowi," pungkasnya. 

Penulis Armidis Fahmi
Editor Yayat R Cipasang

Tags:

pilpres 2019jokowipresidenpartai pendukung