Home » Elektoral

Pengamat: Hadirnya Puti Guntur Selamatkan Elektabilitas Gus Ipul

print this page Jumat, 12/1/2018 | 08:00

Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf-Puti, saat mendaftar ke KPU Jatim. FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetiyo

RILIS.ID, Jakarta— Pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Yon Machmudi menilai, kedua pasangan yang maju dalam pilkada Jawa Timur sama-sama mengambil ceruk pemilih yang yang sama.

Baik Khofifah Indar Parawansa maupun Saifullah Yusuf berasal dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Tapi, Khofifah akan unggul dikalangan muda lantaran tokoh Emil Dardak.

Meski begitu, kekuatan akan berimbang dengan kehadiran Puti Guntur Soekarnoputri yang dianggap bisa mendongkrak elektoral dari pemilih PDI Perjuangan.

"Namun Gus Ipul diselamatkan dengan figur Puti Guntur Soekarno. Puti ini diprediksi akan mengatrol kembali elektabilitas Gus Ipul karena menarik konstituen abangan dari PDIP yang selama ini cenderung pasif karena merasa tidak terwakili," ungkap Yon kepada rilis.id melalui pesan singkatnya, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Puti yang merupakan representasi Soekarno, kata Yon, menjadi magnet elektoral bagi massa PDI Perjuangan. Pasalnya, simpatisan partai berlambang Banteng itu sangat dipengaruhi oleh sosok Soekarno. Itu, ada pada sosok Puti Soekarno.

"Massa PDI Perjuangan di Jawa Timur sangat dipengaruhi oleh figur Soekarno dan ini menjadi peluang sendiri," pungkasnya.

Nama Puti Guntur yang merupakan cucu Soekarno baru muncul di Jawa Timur setelah Azwar Anas mundur dari pendamping Gus Ipul. 

Bupati Banyuwangi itu tersangkut foto tak senonoh yang beredar si media sosial yang pada akhirnya diputuskan mengembalikan mandat politik ke PDI Perjuangan.

Penulis Armidis Fahmi
Editor Sukma Alam

Tags:

Puti gunturPilgub JatimPilkada 2018Gus Ipul