logo rilis
Pengadilan Malaysia Bebaskan WNI dari Hukuman Mati
Kontributor
Syahrain F.
17 Mei 2018, 17:02 WIB
Pengadilan Malaysia Bebaskan WNI dari Hukuman Mati
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Selangor— Warga Negara Indonesia asal Madura Provinsi Jawa Timur, Satria Hidayat (24), bebasa dari hukuman mati melalui proses persidangan pengadilan di Mahkamah Tinggi Malaya di Klang, Selangor, Kamis (17/5/2018).

Eksepsi yang diajukan pengacara diterima oleh Wakil Jaksa Penuntut Umum Yong Leou Shin.

Semula dia didakwa dengan pasal 302 pembunuhan berencana kemudian diubah menjadi pertuduhan alternatif 304 (a) hukum pidana.

Menurut pasal tersebut, hukuman untuk pembunuhan yang dianiaya tidak sebesar pembunuhan berencana.

Hakim Pengadilan Tinggi Klang Datok Ahmad Fairus Bin Zainol Abidin kemudian memvonis Satria Hidayat 17 tahun penjara.

Pelaku didakwa melakukan pembunuhan yang menyebabkan kematian terhadap seorang wanita bernama Tan Kim Poh di Kantor Pabrik Papan Summer Media Sdn Bhd Lot 4775 Mukim Rawang, Malang Jaya, Kuang, pada 5 Agustus 2017.

Pabrik tersebut merupakan milik Tan Kim Poh yang mempekerjakan pekerja berbangsa Cina, Melayu dan WNI.

Hasil penyelidikan menunjukkan pelaku pernah bekerja di pabrik tersebut selama sepekan, kemudian tidak bekerja, dan bekerja lagi di tempat lain.

Pada 8 Agustus 2017 jam 16.30 waktu setempat pelaku ditangkap polisi.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)