Home » Elektoral

Penetapan Cawagub Ridwan Kamil Jadi Penentu Keharmonisan Partai Pendukung

print this page Kamis, 7/12/2017 | 19:11

Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto menyerahkan rekomendasi kepada Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (11/9/2017). FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Bandung— Mekanisme penetapan bakal calon wakil gubernur Jawa Barat 2018 untuk Ridwan Kamil dinilai menjadi penentu keharmonisan partai koalisi pendukungnya, yaitu Nasional Demokrat (NasDem), Golkar, PPP, dan PKB.

Dengan adanya wacana mekanisme penetapan diberlakukan dengan konvensi dinilai rawan. Karena itu, mekanisme di internal koalisi harus dipertimbangkan meski Ridwan Kamil memiliki kewenangan penuh.

"Kita tidak tahu deal apa yang dibangun RK dengan PPP, PKB dan Golkar. Tapi tidak mungkin tanpa kesepakatan," ujar Pengamat Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Karim Suryadi, Kamis (7/12/2017).

Bahkan, salah satu partai pendukung yaitu PPP, ancang-ancang memutuskan sikap baru jika Ridwan Kamil tak segera memutuskan.

"Artinya, konvensi itu sebuah bentuk pengingkaran. Apalagi, PPP juga kan akan hitung ulang kalau RK tidak segera bersikap sregnya dengan siapa," katanya.

Selain itu, lanjut Karim, sosok yang nantinya diputuskan harus mempunyai kemampuan tidak hanya dari segi mengelola pemerintahan. "Sinergi yang terbangun bukan hanya kewilayahan saja, tapi Sinergi yang akan mengontrol dukungan," terangnya.

"Sehingga dukungan yang diraih bukan hanya penjumlahan antara pendukung RK dengan wakilnya. Tapi pasangan ini akan mengatrol lintas wilayah," pungkasnya.

Penulis Arman Putra
Editor Eroby JF

Tags:

Pilgub JabarRIdwan KamilCawagub Ridwan Kamil