logo rilis

Penderasan Informasi Sumberdaya Lahan di Provinsi Riau 
Kontributor
Elvi R
02 Mei 2018, 12:45 WIB
Penderasan Informasi Sumberdaya Lahan di Provinsi Riau 
FOTO: Humas Balitbangtan

RILIS.ID, Pekanbaru— Badan Libang Pertanian Kementerian Pertanian, memberi perhatian khusus dalam hal penderasan informasi mengenai inovasi teknologi di bidang pertanian. Upaya ini dilakukan sebagai langkah tepat agar informasi hasil penelitian dapat tersampaikan langsung hingga ke petani. 

“Hasil pemetaan sumberdaya lahan berupa atlas peta-peta disosialisasikan ke pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan BBSDLP terhadap pengembangan pertanian di daerah,”kata Kepala Bagian Program dan Evaluasi BBSDLP, Ir. Mas Teddy Sutriadi, di Pekanbaru baru-baru ini.

Pada 2017, Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) telah menyelesaikan peta sumberdaya lahan pada skala operasional 1:50.000 bagi 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau. Penyerahan Peta Tanah, Peta Kesesuaian Lahan dan Buku Rekomendasi Pengelolaan Lahan (RPL) dan bimbingan teknis dilakukan sebagai salah satu upaya penderasan informasi ke publik. Bimbingan teknis dihadiri oleh 30 penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.

“Informasi yang ada dalam Peta Tanah dan Peta Kesesuaian Lahan yang diberikan kepada bapak dan ibu penyuluh tidak akan berguna bila tidak dibarengai dengan cara membacanya yang tepat,”ungkap Aan Kusdiana, SP, Kepala Seksi PSA Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau.

Dalam acara ini, turut disampaikan cara pembacaan peta yang tepat kepada para penyuluh oleh Dr. Erna Suryani dan Ir. Anny Mulyani, MS, Peneliti BBSDLP. Penyuluh diajak untuk mengenal peta dan bagaimana cara interpretasinya di lapangan. Diskusi interaktif dilakukan untuk memudahkan penyuluh dalam mengekstrak informasi secara langsung  dari pakarnya.

“Saya sangat berterima kasih dengan adanya bimtek ini, sehingga kami jadi mengetahui cara membaca peta yang benar, selain itu buku rekomendasi pengelolaan ini juga bisa kami jadikan acuan dalam penyusunan RDKK pemupukan di daerah,” kata Ir. Erbina Boru Bangun, penyuluh Kabupaten Rokan Hulu.

"Bimtek di Provinsi Riau ini adalah yang kesekian kalinya yang dilakukan dalam 2018. Selanjutnya akan dilakukan Bimtek yang sama untuk provinsi-provinsi lain di Indonesia" demikian pungkas Mas Teddy.

Selain penyerahan atlas peta sumberdaya lahan, juga turut diserahkan buku-buku sumberdaya lahan pertanian hasil kajian juga alat perangkat uji tanah (PUTR, PUTS, PUP, dan PUTK). Perangkat uji ini juga merupakan produk unggulan BBSDLP yang digunakan untuk penentuan rekomendasi pemupukan di lapangan. 

Sumber: Nunik Rahmadiyant/Balitbangtan


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)