logo rilis
Pemprov Dorong Seluruh UMKM di Yogyakarta "Go Online"
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
06 Mei 2018, 10:50 WIB
Pemprov Dorong Seluruh UMKM di Yogyakarta
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza.

RILIS.ID, Yogyakarta— Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendorong seluruh pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah setempat bisa bersaing secara global dengan go online. Sehingga, kata Kapala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UMKM DIY Agus Mulyono, pihaknya saat ini tengah gencar mengampanyekan go online itu kepada seluruh UMKM yang ada.

"Dengan go online, saya yakin tren penjualan UMKM akan lebih mudah meningkat," kata Agus di Yogyakarta, Minggu (6/5/2018).

Agus menilai, pemasaran secara daring lebih efektif menjangkau dan menarik konsumen daripada secara tradisional. Apalagi, ujar dia, pada era digital saat ini rata-rata pelaku UKM di negara lain juga telah menggunakan sarana berbasis teknologi digital untuk memasarkan produknya tersebut.

Meski begitu, lanjut Agus, pihaknya saat ini belum dapat melakukan pendataan berapa banyak UMKM di Yogyakarta yang telah melakukan pasaran produk secara online. Namun, dia meyakini sebagian besar pelaku usaha baik skala kecil maupun besar di Yogyakarta telah mengenal metode pemasaran secara online tersebut.

"Sekarang sudah banyak toko online, mereka cukup registrasi dan memasarkan barangnya di sana," ujar dia.

Agus mengungkapkan, pihaknya melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) DIY telah memfasilitasi pelatihan teknis mengenai pemasaran secara online. Hal itu termasuk pemilihan serta pengunggahan gambar produk, pembuatan uraian yang menarik dan pembuatan jejaring di dunia maya.

"Bagi UMKM yang ingin go online, kami fasilitasi pelatihan secara gratis di PLUT," ungkap Agus.

Berdasarkan data berjenjang dari dinas UMKM lima kabupaten atau kota, hingga saat ini tercatat kurang lebih 200.000 UMKM di DIY. Namun, baru 16.100 pelaku usaha atau 8 persen yang telah memiliki izin usaha mikro kecil (IUMK).

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)