logo rilis

Pemkot Pontianak Pertanyakan Angka Pengangguran Capai 23 Ribu Jiwa
Kontributor
Kurnia Syahdan
09 Mei 2018, 12:14 WIB
Pemkot Pontianak Pertanyakan Angka Pengangguran Capai 23 Ribu Jiwa
FOTO: Instagram

RILIS.ID, Pontianak— Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan jumlah pengangguran tahun 2017 di Kota Pontianak sekitar 23 ribu jiwa.

Pemerintah Kota Pontianak, melalui Kepala Dinas DPMTK-PTSP Kota Pontianak, Junaidi, mengatakan gejolak pengangguran tidak terlalu.

"Hanya data pengangguran sebanyak itu yang masih kami pertanyakan," katanya di Pontianak, Rabu (9/5/2018).

Dia menjelaskan, pihaknya juga masih bingung dengan data tersebut, apakah pekerja informal masuk juga dalam data atau tidak. 

Misalnya penjual gado-gado, home industry atau UMKM, termasuk industri start up.

"Kalau terdata itu sangat bisa menyerap tenaga kerja, memang pekerjaan itu tidak seperti formal atau kantoran itu saja," ungkapnya.

Data Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTK-PTSP) Kota Pontianak, hingga saat ini, pihaknya sudah mengeluarkan sebanyak 6.100 IUMK (Izin Usaha Mikro Kecil).

"Jika satu izin saja punya satu tenaga kerja, setidaknya ada 12.200 orang yang dapat pekerjaan. Belum lagi perusahaan berbasis daring seperti ojek yang bisa dikategorikan pekerja mandiri," ujarnya.

Namun pola kemitraan yang diterapkan membuat dinas kesulitan. Jika saja ada 1.000 driver, sudah cukup signifikan dalam mengurangi pengangguran.

Pendataan makin sulit, walaupun dalam UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan ada yang namanya kartu kuning atau AK1, namun itu hanya untuk pekerja formal. 

"Harusnya diwajibkan setiap warga negara yang masuk usia kerja, yakni berusia 15 tahun harus mendaftar sehingga terdata," katanya.

Kemudian, menurut dia, ada juga kelemahannya, ketika mereka sudah bekerja dia tidak melapor lagi sehingga tetap terdata belum bekerja.
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)