logo rilis
Pemilih Pemula Diminta Cerdas Tentukan Sikap Politik
Kontributor

28 Februari 2018, 05:05 WIB
Pemilih Pemula Diminta Cerdas Tentukan Sikap Politik
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jayapura— Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Musa Y Sombuk menyatakan, para pemilih pemula harus cerdas dalam memilih dan menentukan sikap politik dalam Pilkada 2018 maupun Pemilu 2019.

"Adik-adik harus menyikapi suasana pemilu dengan jeli, dan tidak terpengaruh dengan suasana politik yang sering kali memanfaatkan," kata Musa dalam lokakarya sehari tentang partisipasi pemilih pemula dalam pemilu di aula SMK YPK Diaspora di Jayapura, Selasa (27/2/2018).

Ia mengatakan, siswa yang akan menjadi pemilih pemula dalam pemilu nanti harus berfikir cerdas dan tak perlu terpengaruh dengan suasana politik yang penuh dengan gembar gembor menjelang hari pelaksanaan pemilu.

"Bersikap kritis dan cerdas dengan tidak asal tentukan pilihan," jelasnya.

Menurut dia, pemilih pemula merupakan generasi yang paling memengaruhi kiprah partai politik dan memiliki dampak yang sangat besar. "Tapi partisipasi para pemilih pemula masih tergolong rendah sekitar 20 hingga 35 persen, sementara porsi mereka mencapai 70 persen," ungkap Musa.

Musa mengatakan, dampak dari jumlah pemilih pemula terhitung sangat besar, sehingga hak pilih mereka seharusnya dipergunakan atau tersalur dengan baik tanpa ada kepentingan. Untuk itu, diperlukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman yang baik dan benar terkait pemilu.

"Saya juga berterima kasih kepada kegiatan yang membantu mensosialisasikan pemahaman Pemilu," katanya.

Sementara itu, Ketua IJN Papua dan Papua Barat RI Vanwi Subiyat mengatakan kegiatan sosialisasi merupakan tanggung jawab moral untuk menyukseskan pesta demokrasi di Indonesia, khususnya di Papua.

"Ini dilakukan, karena ingin mendorong para pemilih pemula, menjadi pemilih yang cerdas dalam menggunakan hak pilihnya untuk pertama kali. Ini gebrakannya, bahwa mereka terlibat dan mau menggunakan hak suaranya sehingga demokrasi itu ada, sehingga akan membentuk karakter Indonesia ke depan," tuturnya.

Kontributor salah satu media cetak dan online nasional itu berharap, dengan adanya kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran para pemilih pemula untuk bisa menggunakan hak pilihnya.

"Karena pemilih pemula adalah generasi muda yang akan menentukan nasib Indonesia kedepannya, sehingga mereka perlu diberikan penguatan dan pemahaman tentang pemilu," tandasnya.
 

Sumber: ANTARA




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID