logo rilis
Pemeritah RI Hibahkan 100 Unit Traktor Tangan ke Petani Fiji
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
24 Februari 2020, 20:30 WIB
Pemeritah RI Hibahkan 100 Unit Traktor Tangan ke Petani Fiji
FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Suva, Fiji— Pemerintah Republik Indonesia memberikan hibah 100 unit traktor tangan kepada petani Republik Fiji. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Dubes RI di Suva, RM Benyamin Scott Carnadi, kepada Menteri Pertanian Fiji, Dr Mahendra Reddy, pada Senin (24/2/2020) waktu setempat. 

Dubes Carnadi mengungkapkan, hibah itu merupakan bagian dari Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani pada November 2018 antara Indonesia dan Fiji untuk pengadaan hibah (grant) 100 unit traktor tangan bagi petani Fiji senilai sekitar 800 ribu dolar Fiji (FJD).  

"Hibah ini dilakukan melalui lelang terbuka (open bidding), karena hibah dari pemerintah RI dalam bentuk bantuan senilai FJD 800 ribu untuk pengadaan 100 unit traktor tangan," kata Carnadi. 

“Ini merupakan prosedur yang harus dijalani untuk bantuan yang diterima pemerintah Fiji dari hibah luar negeri. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan supplier dalam negeri yang nantinya akan berhubungan dengan PT Quick Tractors Indonesia, pembuat traktor di Indonesia," imbuhnya. 

Dia mengatakan, hibah itu merupakan salah satu wujud hubungan bilateral RI-Fiji sejak hubungan diplomatik kedua negara dimulai pada 1974. Penyerahan hibah traktor secara simbolis ini dilakukan di salah satu pusat penelitian pertanian pemerintah Fiji, Koronivia Research Station. 

“Selain saling mendukung di berbagai forum internasional, Indonesia dan Fiji aktif mengadakan kerja sama dalam pembangunan nasional Fiji. Kehadiran fisik KBRI Suva pada tahun 2002 membuat kerja sama pembangunan tersebut lebih intensif antar kementerian kedua pemerintah," ungkapnya. 

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Fiji, Dr Mahendra Reddy mengucapkan terima kasih atas bantuan pemerintah Indonesia. Ia berharap agar bantuan pembangunan seperti ini dapat terus dilanjutkan. 

“Prosedur lelang dilakukan untuk menjaga kelangsungan perawatan barang-barang hibah oleh supplier setempat dan memudahkan untuk mendapatkan jaminan suku cadang serta perbaikan," kata Mahendra.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID