logo rilis
Pemerintah Tunda Insentif Pariwisata, Turis Lokal Masih dapat Diskon?
Kontributor
Nailin In Saroh
05 Maret 2020, 09:00 WIB
Pemerintah Tunda Insentif Pariwisata, Turis Lokal Masih dapat Diskon?
Pariwisata Indonesia. ILUSTRASI: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan melakukan penundaan pemberian insentif dan promosi wisatawan mancanegara ke Indonesia. Khususnya yang terdampak wabah Covid-19 seperti Cina, Korea Selatan, Jepang, Italia, Iran, dan negara lainnya.
Menurut Menparekraf Wishnutama, kebijakan itu dilakukan sesuai dengan perkembangan merebaknya virus tersebut hingga situasi mereda dan suasana kembali kondusif.

“Hal ini dilakukan untuk melindungi dan menjaga kesehatan seluruh masyarakat Indonesia, juga kondusivitas ekosistem pariwisata Indonesia secara menyeluruh,” ujar Wishnutama dalam keterangannya, Kamis (5/3/2020).

Wishnutama menyatakan, pemerintah akan terus melakukan upaya maksimal untuk mencegah penularan virus corona agar tak meluas menjadi sebuah wabah di dalam negeri.

Meski demikian, Menparekraf mengatakan penundaan intensif ini hanya diberikan kepada wisman yang akan berlibur ke Indonesia. Sementara, bagi turis lokal promosi tersebut masih dilaksanakan. 

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani, telah menyiapkan insentif sektor pariwisata yang menelan dana Rp 443,39 miliar.  Insentif ini untuk menopang diskon  30 persen harga tiket pesawat untuk 10 destinasi wisata. Insentif  akan diberikan ke 25 persen penumpang per pesawat dan berlaku sejak bulan Maret sampai Mei 2020. 

Sementara, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengatakan insentif itu juga berlaku bagi wisatawan domestik di 10 destinasi perjalanan. Meliputi diskon tiket pesawat dan penginapan. 

Namun keputusan pemerintah berubah pasca Presiden Joko Widodo mengumumkan dua warga negara Indonesia yang terkonfirmasi positif mengidap virus corona. 

Insentif dan promo diskon tersebut sementara ini hanya berlaku bagi wisatawan dalam negeri dengan destinasi terbatas. 

 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID