logo rilis
Pemerintah Targetkan Devisa Rp14 Triliun dari Danau Toba di 2020
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
19 Juli 2019, 13:00 WIB
Pemerintah Targetkan Devisa Rp14 Triliun dari Danau Toba di 2020
FOTO: Kemenpar

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pemerintah menargetkan destinasi wisata Danau Toba di Sumatera Utara bisa menghasilkan devisa US$1 miliar atau mencapai Rp14 triliun. 

Hal itu lantaran Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata super prioritas yang sedang terus didorong perkembangannya oleh pemerintah.

Pemerintah, menurut Menpar Arief, telah menggelontorkan angaran tambahan sebesar Rp6,4 triliun yang dibagi keempat destinasi super prioritas ke beberapa kementerian/lembaga pada 2020.

“Bila dirata-rata masing-masing destinasi mendapat Rp1,6 triliun. Namun Danau Toba diharapkan bisa lebih besar atau mendapat Rp2 triliun karena luas wilayahnya juga besar. Dengan investasi itu Danau Toba ditargetkan menghasilkan 1 juta wisman atau devisa US$1 miliar atau mencapai Rp14 triliun,” kata Menpar Arief Yahya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/7/2019). 

Dia menjelaskan, nilai investasi Rp2 triliun itu dianggap tidak seberapa bila dibandingkan dengan devisa yang mencapai Rp14 triliun pada 2020. Namun, dirinya tetap optimistis target tersebut akan tercapai.

Apalagi, menurut dia, selama ini Bandara Silangit tumbuh signifikan pada 2016-2017 mencapai 300 persen. Angkanya dari 90 ribu tumbuh menjadi 280 ribu penumpang.

“Dulu siapa yang mau mendarat di Silangit. Terbukti di tahun 2018 jumlahnya mencapai 480 ribu penumpang,” ujarnya. 

Pemerintah, ungkap Arief, mendorong unsur Atraksi, Akses, dan Amenitas di Danau Toba agar berstandar internasional.

“Target 1 juta wisatawan itu bisa tercapai bila semuanya sudah berstandar internasional,” ungkapnya.

Dari sisi atraksi, salah satu danau vulkanik terbesar di dunia itu ditargetkan akan mendapat pengakuan internasional dari Unesco Global Geopark tahun ini.

Sementara dari sisi Akses, infrastruktur Bandara Silangit sudah siap menjadi bandara internasional. Untuk jalur darat, jalan tol dari Kualanamu-Tebing Tinggi diharapkan berlanjut hingga Parapat.

“Jalan outer ring road di sekitar Samosir dan sekitar Danau Toba juga sudah confirm, ada juga 4 pelabuhan semua confirm. Sementara untuk Amenitas sudah ada proyeksi investasi sebesar Rp6 triliun dari 7 investor” pungkasnya. 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID