logo rilis

Pemerintah Siapkan Pusat Distribusi Tanggap Darurat
Kontributor
Elvi R
16 Oktober 2018, 23:00 WIB
Pemerintah Siapkan Pusat Distribusi Tanggap Darurat
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supartman

RILIS.ID, Jakarta— Pemerintah akan menyiapkan pusat kawasan tanggap darurat sebagai pusat pendistribusian bantuan jika terjadi bencana di wilayah-wilayah daerah.

"Itu lebih kepada 'early warning system', kemudian perlunya satuan yang perlu gerak cepat apabila di suatu daerah ada bencana sehingga tidak perlu seperti sekarang di mana ada apa-apa, harus datangkan dari Jakarta," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro ditemui usai sidang kabinet paripurna bertopik Evaluasi Penanganan Bencana Alam di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Sebelumnya dalam sidang tersebut, Presiden Joko Widodo mengarahkan kepada kementerian dan lembaga agar sistem peringatan dini, edukasi mengenai kebencanaan, dan kesiapan manajemen bencana diperhatikan.

Hal itu didasarkan kepada peta kerawanan bencana.

Selain itu, Bambang juga menjelaskan pemerintah akan menyiapkan tiga wilayah baru bagi masyarakat terdampak bencana yang tempat tinggalnya musnah dan memiliki areal tanah yang berbahaya.

"Kita menghindarkan wilayah-wilayah yang kemarin itu memang berbahaya, utamanya wilayah yang langsung di bawahnya ada sesarnya. Kedua, pantai yang kena tsunami, dan ketiga, wilayah yang kemarin kena likuifaksi," ujar Bambang.

Menurut Bambang, warga yang memiliki rumah di areal tanah yang tidak berbahaya tetap akan diperbaiki di tempat yang sama.

Bambang mengungkap dana hibah tanggap darurat yang telah terkumpul hingga saat ini senilai US$50 juta dolar AS.

Sebelumnya pemerintah menyebutkan tiga alternatif lokasi relokasi yaitu di Kelurahan Duyu dan Kelurahan Tondo di Kota Palu serta Kelurahan Pembewe di Kabupaten Sigi.

Pemerintah juga menyiapkan hunian sementara (huntara) sekitar 1.200 unit sesuai jumlah pengungsi.

Satu huntara diharapkan menampung 10 kepala keluarga atau 10 petak yang dilengkapi dengan fasilitas MCK, dapur umum dan kebutuhan lain.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)