logo rilis

Pemerintah Ingin Pelayanan Publik Tak 'Jadul'
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
24 April 2018, 12:42 WIB
Pemerintah Ingin Pelayanan Publik Tak 'Jadul'
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno. FOTO: Merdeka.com

RILIS.ID, Jakarta— Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno, mengingatkan pelayanan pemerintah akan selalu tertinggal jika tidak mengikuti perkembangan teknologi terkini.

"Kalau kita tidak segera mengikuti dan mendorong penerapannya, pelayanan pemerintah akan selalu ketinggalan," kata Pratikno di Jakarta, Selasa (24/4/2018)

Ia mengingatkan agar aparatur pemerintahan bisa up to date dalam menerapkan teknologi di bidang pelayanan kepada publik.

"Poin saya, jangan sampai pemerintah terlalu jadul, revolusi industri 4.0 sudah terjadi di mana mana," ujar dia.

Pratikno baru saja meresmikan Sistem Informasi Perjalanan Dinas Luar Negeri (Simple) dan sosialisasi kepada kalangan perguruan tinggi.

Sementara itu, "Simpel" sendiri merupakan perizinan daring yang dibangun dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik dalam penerbitan surat persetujuan pemerintah atas perjalanan dinas luar negeri (PDLN) yang didanai APBN/APBD.

Menurut Mensesneg, pengembangan aplikasi ini tidak sebatas pada proses digitalisasi mekanisme kerja yang selama ini dilakukan secara manual diubah menjadi proses elektronik.

Namun, juga disertai upaya debirokratisasi melalui penyederhanaan proses bisnis penanganan administrasi perjalanan dinas luar negeri.

Pratikno mengatakan di masa mendatang, aplikasi Simpel akan terus dikembangkan guna peningkatan kualitas pelayanan perizinan perjalanan dinas luar negeri.

Kehadiran "Simpel" diharapkan dapat memperbaiki sistem tata kelola perizinan PDLN, sehingga setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah untuk membiayai PDLN dalam memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)