logo rilis
Pemerintah Diminta Evaluasi Penggunaan Utang
Kontributor
Fatah H Sidik
25 Maret 2018, 23:50 WIB
Pemerintah Diminta Evaluasi Penggunaan Utang
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Padang Pariman— Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, meminta pemerintah mengevaluasi penggunaan utang. Sebab, dianggap belum berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Permasalahannya, utang itu untuk apa? Karena, kan, utang jalan terus, tetapi kesejahteraan belum naik. Pemerintah harus evaluasi ini," ujarnya di Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (25/3/2018).

Berdasarkan data INDEF 2018, terangnya, utang pemerintah sekarang sekitar Rp4.700 triliun. Jika digabung dengan utang swasta, nilainya menjadi Rp7.000 triliun.

"Masa utang segitu banyak, kondisi rakyat tidak naik? Kalau pun utang terkait infrastruktur, apa pembangunan yang telah dilakukan sudah sebesar utang itu?" tanya politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Tingginya jumlah utang, menurut Hidayat, belum memberikan keuntungan pada kesejahteraan masyarakat. Bahkan, masih banyak pengangguran. Beberapa di antaranya berstatus sarjana.

Rendahnya kesejahteraan masyarakat, prediksinya, mendorong anak bangsa untuk hengkang dari Indonesia.

Sumber: ANTARA


500
komentar (2)

Virgiawan Nugraha Senin, 26 Maret 2018 | 13:47
Kesejahteraan masyarakat juga akan selaras dengan adanya pembangunan infrasturktur di beberapa daerah di indonesia yang juga membangun ekonomi di daerah tersebut

Arizal Herlambang Senin, 26 Maret 2018 | 14:01
infrastruktur itu adalah bagian dari investasi. Contoh jalan tol. Nah investasi itu kan pasti balik, dan kalo balik itu nilai nya kan meningkat. Jadi bisa juga untuk mensejahterakan rakyat.