logo rilis

Pemerintah Batal Putuskan Format Kolom Agama Penghayat Hari Ini
Kontributor
Andi Mohammad Ikhbal
03 April 2018, 16:21 WIB
Pemerintah Batal Putuskan Format Kolom Agama Penghayat Hari Ini
Mendagri Tjahjo Kumolo. FOTO: Humas Kemendagri.

RILIS.ID, Jakarta— Pemerintah batal memutuskan bagaimana format kolom agama bagi penghayat kepercayaan. Rencanannya, hari ini, Selasa (3/4/2018), hal tersebut akan dibahas bersama dalam rapat terbatas di Istana Merdeka.

"Ratasnya batal," kata Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arief Fakhrulloh kepada rilis.id.

Kabarnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah melakukan kunjungan kerja ke Solo, Jawa Tengah.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mengatakan, pemerintah menyiapkan tiga opsi pencatatan bagi penganut aliran kepercayaan dalam kolom agama di KTP elektronik.

"Siang nanti (keputusannya)," kata Mendagri Tjahjo di Kementerian LHK.

Sejumlah opsi tersebut yaitu, kolom ditulis agama/kepercayaan, opsi kedua adalah agama untuk penganut agama dan kepercayaan bagi para penghayat.

"Kalau garis miring agama sama seperti kepercayaan. Ini sangat sensitif kami perlu bahas dalam rapat terbatas, dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ujarnya.

Hal ini juga telah didiskusikan bersama perwakilan agama-agama resmi di Indonesia. Mereka merasa keberatan dengan opsi agama/kepercayaan.

"Karena menganggap keduanya sama, padahal beda," ujar Tjahjo.

Di satu sisi, keinginan dari para penghayat juga berbeda. Mereka ingin agar penulisan kepercayaan mereka dimasukan secara detail. Sedangkan, opsi pemerintah hanya menuliskan "Kepercayaan kepada Tuhan YME"

Tercatat, jumlah penganut aliran kepercayaan di Indonesia sebanyak 238.709 jiwa. Jumlah aliran kepercayaan ada 187 organisasi dari 13 provinsi, dimana 160 aktif dan 27 tidak aktif.

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)