logo rilis
Pembangunan Jadi Penyebab Banjir di Bandung Utara
Kontributor
Arman Putra
21 Maret 2018, 18:11 WIB
Pembangunan Jadi Penyebab Banjir di Bandung Utara
Banjir bandang di Kota Bandung, Jawa Barat, 20 Maret 2018. FOTO: RILIS.ID/Arman Putra

RILIS.ID, Bandung— Liarnya pembangunan di Bandung Utara, dinilai menjadi penyebab utama banjir bandang di Jatihandap, Cicaheum, Kota Bandung, Jawa Barat. Banjir pada Selasa (20/3/2018), mengakibatkan delapan lokasi mengalami kerugian.

"Kalau saya lihat, di Jatihandap ini relatif rumah cukup padat. Justru yang harus diantisipasi, itu perumahan di Bandung Utara," ujar Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin, sela mengunjungi warga terdampak banjir di Cicaheum, Rabu (21/3).

Delapan lokasi yang diterjang banjir, di antaranya Jalan Cicaheum-Ahmad Yani, Jalan Cikadut-Ahmad Yani, Jalan Purwakarta-Antapani, dan Jalan Polo Air-Arcamanik. Lalu, Jalan Terusan Jakarta, Jalan Rumah Sakit Ujungberung, Jalan Terusan Rumah Sakit Gedebage, serta Jalan Perempatan Gedebage-Soekarno Hatta.

Menurut Solihin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar sudah melakukan pengawasan ketat. Namun, mengharuskan ada penanganan lebih lanjut akibat banjir bandang itu.

"Walaupun Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, provinsi juga (dengan) perizinannya sudah sangat ketat, tetapi kadang-kadang yang berkaitan dengan pembukaan lahan itu sulit dicegah," jelasnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, lanjut Solihin, kini memiliki kesempatan besar untuk memperbaiki kebijakan pemprov dalam pengawasan Bandung Utara. "Ini kesempatan kita untuk mengusulkan perbaikan kebijakan-kebijakan dalam musrenbang provinsi," katanya.

Bagi Solihin, tiga pemerintah lain harus berperan dalam pembenahan di Bandung Utara. Yakni, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Kota Cimahi. "Ini kepentingannya bukan hanya untuk Kota Bandung, tetapi untuk Bandung Raya," tutupnya.

Editor: Fatah H Sidik


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)