logo rilis
Pelindo III Kerjasamakan Pengembangan Pelabuhan Kendal ke Perusahaan Cina
Kontributor
Eroby JF
07 Juni 2018, 19:25 WIB
Pelindo III Kerjasamakan Pengembangan Pelabuhan Kendal ke Perusahaan Cina
Terminal Petikemas Semarang. FOTO: pelindo.co.id

RILIS.ID, Jakarta— PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III akan kerjasamakan Kendal International Port dengan dua perusahaan berskala internasional. Kerja sama tersebut dituangkan dalam MoC yang ditandatangani oleh CEO Pelindo III Ari Askhara, President Director PT China Communications Construction Engineering Indonesia Fan Fiyeng, dan Head of Terminal Services PSA Seow Hwee di Jakarta (6/6) kemarin.

CEO Pelindo III Ari Askhara menyebut, MoC ini sebagai bentuk komitmen dan semangat positif dari semua pihak untuk bersama-sama membahas kemungkinan pendirian perusahaan patungan untuk pelaksaan proyek pengembangan Pelabuhan Kendal di Jawa Tengah yang memerlukan investasi sebesar Rp4 triliun untuk infrastruktur dan suprastrukturnya.

“Kami mengajak kerja sama dua perusahaan internasional tersebut karena mereka sudah memiliki reputasi yang sudah dikenal baik di dunia internasional. Diharapkan nantinya dapat meningkatkan potensi pasar sehingga bisa meningkatkan kunjungan kapal internasional untuk melakukan kegiatan operasional di Pelabuhan Kendal," kata Ari.

Lebih lanjut, Ari menjelaskan, ruang lingkup pada kerja sama MoC tidak terbatas pada perencanaan, pengembangan, pembangunan, pengoperasian, investasi, pendanaan, namun juga dapat memberikan masukan atas rencana pengembangan pelabuhan seperti studi lingkungan, studi perencanaan, studi geoteknik, studi pengembangan wilayah, desain lay out dan teknis pelabuhan, desain operasional, analisa potensi pasar dan kelayakan proyek.

Pengembangan Pelabuhan Kendal merupakan inisiasi Pelindo III bersama Pemerintah Kabupaten Kendal untuk mendukung arus logistik barang di Jateng, sekaligus mengantisipasi dan mengakomodir layanan Terminal Petikemas Semarang yang diproyeksikan pada 2021 melebihi kapasitasnya. 

"Pelabuhan Kendal akan menjadi fitur yang menarik bagi investor untuk berinvestasi di Kawasan Industri Kendal (KIK) yang sedang dibangun oleh pemerintah. Karena adanya fasilitas pelabuhan yang terintegrasi dalam suatu kawasan industri dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dari distribusi barang produksi. Sehingga dapat meningkatkan manfaat ekonomi, tidak hanya untuk warga Kendal, tetapi juga pemangku kepentingan logistik di hinterland Pelabuhan Kendal, yakni industri Jateng dan sekitarnya," ungkap Ari Askhara.

Sumber: ANTARA


500
komentar (0)