logo rilis

Pegawai Kopi Yor Diduga Lakukan Penganiayaan ke Driver Ojol Wanita, Ini Kisahnya...
Kontributor
Tari Oktaviani
29 Januari 2020, 19:58 WIB
Pegawai Kopi Yor Diduga Lakukan Penganiayaan ke Driver Ojol Wanita, Ini Kisahnya...
Ilustrasi Kekerasan. RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Bandung— Driver ojek online wanita dikabarkan telah mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari pegawai kedai kopi Yor. Kejadian ini pun sontak viral pasca kisahnya diceritakan di facebook oleh anak kandung driver ojek online tersebut.

Peristiwa dugaan kekerasan itu terjadi kedai kopi Yor, di Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Senin (27/1/2020) sekitar pukul 13.00 WIB. Mulanya, driver ojek online wanita berinisial A (53) mendapat orderan kopi. 

Namun sesampainya di kedai kopi Yor, kopi yang hendak dipesan pelanggan itu telah habis.

"Ibu saya mendapat orderan kopi yor, namun minuman yang dipesan costumer tidak ada (habis). Lalu ibu saya konfirmasi kepada costumer yang memesan, dan costumer tersebut meminta dibatalkan pesanannya," tulis Dimas di akun facebooknya, Selasa (28/1/2020) seperti dilansir tribunnews.

Namun lantaran kedai kopi itu termasuk resto 'pilihan' di aplikasi, maka pesanan tidak bisa dibatalkan. Oleh karena itu pelanggan memesan kopi jenis lain dimana harganya lebih rendah.

"Harga sebelumnya itu Rp 25 ribu, jadi pesan lagi minuman harga Rp 15 ribu. Karena tidak bisa diedit di aplikasi, harusnya dengan selisih harga di atas, resto mengembalikan uang costumer Rp 10 ribu (karena dibayar pake OVO). Ibu saya malah dibilang anj*ng dan dibilang masa driver tidak bisa edit pesanan," katanya.

Akhirnya ibunya yang merupakan ojek online itu meminta tolong kepada Y (pegawai kedai, 23) untuk membantunya mengedit pesanan diaplikasi tersebut. Namun, Y malah menekan opsi driver sudah sampai tujuan.

"Ibu saya bertanya kenapa dipencet sudah sampai tujuan, padahal masih berada di resto tersebut. Kondisi ini bisa berakibat buruk kepada akun ibu saya, bisa di-suspend," ujarnya.

"Pegawai tersebut malah melempar ibu saya menggunakan susu cair kemasan dan mengenai bibirnya hingga berdarah. Pegawai itu juga memukul ibu saya pakai papan triplek dua kali tapi ditepis," ceritanya.

Kini, kasus tersebut itu telah ditangani Polsek Cidadap, Kota Bandung. Pihak kedai kopi Yor pun sudah memimta maaf dan memberi sanksi tegas kepada pegawai yang dimaksud.

"Teman-teman, masalah yang terjadi tadi malam sudah clear. Tadi malam kami dari Kopi Yor telah melakukan mediasi dengan satgas komunitas Grab, penyidik kepolisian dan Kanit Polsek Cidadap langsung. Karyawan yang terlibat saat ini telah diamankan polisi. Mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidak nyamanan ini," tulisnya.

"Kami juga memastikan karyawan yang bermasalah tidak akan bergabung lagi di outlet Kopi Yor mana pun," sambungnya.

 

 

 

 

 

Sumber: Tribunnews




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID